Sambut Angkutan Natal dan Tahun Baru, PT KAI Awasi 351 Titik Rawan

Kompas.com - 10/12/2019, 10:09 WIB
PT KAI melakukan inspeksi menggunakan kereta inspeksi untuk mengecek kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru, Selasa (10/12/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTIPT KAI melakukan inspeksi menggunakan kereta inspeksi untuk mengecek kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru, Selasa (10/12/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia mengawasi 351 titik rawan di seluruh Jawa dan Sumatera.

Hal itu berkaitan dengan persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru yang berbarengan dengan datangnya musim hujan serta frekuensi perjalanan kereta api semakin banyak.

“Ada 351 titik rawan yang perlu mendapatkan perhatian ekstra,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, di sela-sela inspeksi di Bandung, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Edi menuturkan, 351 titik tersebut terdiri dari 99 titik rawan banjir, 157 titik rawan longsor, 85 titik amblesan, dan 10 titik pencurian.

Titik tersebut terus diawasi secara berkala oleh pihaknya. Bahkan, untuk Natal dan Tahun Baru ini pihaknya menyiagakan 477 petugas pemeriksa jalur ekstra, 908 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra.

Kemudian, 355 petugas posko daerah rawan ekstra, serta 11.191 personel keamanan yang bekerja sama dengan TNI-Polri.

Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di 192 titik. Jadi, ketika terjadi keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan.

Untuk memantau semua kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru, pihaknya melakukan inspeksi selama tiga hari dari 10-12 Desember 2019.

“Inspeksi ini untuk memastikan lagi kesiapan KAI menjelang peak season pada momen Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi akan dimulai,” ucap dia.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Makanan di Jabar Terpantau Aman

Pihaknya akan mengecek kesiapan jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM. Inspeksi ini akan dibagi dua perjalanan yakni lintas utara dan selatan Pulau Jawa.

Inspeksi lintas utara Jawa dimulai dari Stasiun Gambir menuju Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, Jember, hingga Ketapang, Banyuwangi.

Sedangkan, jalur selatan, perjalanan dimulai dari Stasiun Bandung menuju Kroya, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Malang, hingga Surabaya Gubeng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X