Tim Gegana Meledakkan Tas Berisi Pipa dan Kabel di Palembang

Kompas.com - 09/12/2019, 17:04 WIB
Tim gegana Brimob Polda Sumsel sedang melakukan pemeriksaan tas yang dikira berisi bom di salah satu rumah warga di Jalan Sederhana, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (9/12/2019). Setelah diledakkan, tas tersebut hanya berisi pipa dan kabel. ISTIMEWATim gegana Brimob Polda Sumsel sedang melakukan pemeriksaan tas yang dikira berisi bom di salah satu rumah warga di Jalan Sederhana, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (9/12/2019). Setelah diledakkan, tas tersebut hanya berisi pipa dan kabel.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan meledakkan satu tas yang mencurigakan di kediaman warga di Jalan Sederhana, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan, Kemuning Palembang, Senin (9/12/2019).

Setelah diledakkan, ternyata tas yang mencurigakan itu hanya berisi pipa dan kabel.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, mulanya mereka mendapatkan laporan dari warga atas nama Bayu.

Pelapor mengaku melihat tas bewarna hitam mencurigakan yang berada di depan rumah.

Baca juga: Unik, Suami Ditangkap Polisi karena Curi Motor Istri

Sebelumnya, menurut Bayu, ia pernah diteror oleh seseorang yang tak dikenal dan ingin meledakkan rumahnya tersebut.

"Bayu ini mengadu kepada Ayahnya dan langsung melaporkan ke kita saat mendapati adanya tas yang mencurigakan itu. Tim Gegana langsung turun. Hasilnya, tas tersebut hanya berisi kabel dan pipa," kata Supriadi.

Dari pemeriksaan, menurut Supriadi, polisi menemukan adanya ancaman kepada Andri Junaidi (47) yang merupakan Ayah dari Bayu.

Ancaman tersebut diduga akibat perselisihan dalam keluarga.

Kasus tersebut saat ini telah diserahkan kepada Polrestabes Palembang untuk dilakukan tindak lanjut.

"Pelaku pengancaman ini menakut-nakuti korban denan ancaman bom. Untuk kasus itu, sekarang dilimpahkan ke Polrestabe Palembang," ujar Supriadi.

Baca juga: Warga Demo karena Perangkat Desa Selingkuh, Kepala Desa Pingsan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X