Akhir Tahun Ini, Alun-alun Surabaya Dibuka untuk Pesepeda dan Pejalan Kaki

Kompas.com - 09/12/2019, 16:43 WIB
Desain Alun-Alun Surabaya Dok. Pemkot SurabayaDesain Alun-Alun Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Progres pembangunan Alun-alun Surabaya yang terletak di Jalan Yos Sudarso secara keseluruhan sudah mencapai 40 persen.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Iman Krestian menargetkan, pada Maret 2019, Jalan Yos Sudarso bisa kembali digunakan seperti semula.

"Targetnya, bulan Maret Jalan Yos Sudarso sudah difungsikan kembali seperti semula. Akhir tahun ini kami upayakan pengerjaan atap basement selesai. Kemudian, dapat dilalui pejalan kaki atau pesepeda," kata Iman, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Meski Progres Baru 30 Persen, Alun-Alun Surabaya Bisa Dilewati Pejalan Kaki Saat Malam Tahun Baru

Saat ini, pihaknya tengah fokus menyelesaikan pembangunan atap basement atau badan jalan.

Menurutnya, ada lima tahapan dalam pengerjaan proyek basement tersebut.

Pertama, pemindahan jaringan pipa yang sudah berlangsung selama bulan Sepetember.

Kedua, pengerjaan konstruksi dinding penahan tanah, fondasi, sekaligus kolom konstruksi basement.

Iman menyebutkan, semua itu dikerjakan dalam waktu sekitar dua bulan. 

“Saat ini konstruksi pondasinya sudah kelar. Pengerjaannya ini memakan waktu dua bulan,  mulai akhir September kemarin sampai awal Desember," ujar Iman.

Setelah pengerjaan konstruksi pondasi rampung, pengerjaan ketiga adalah penggalian tanah sedalam tiga meter.

Penggalian tersebut digunakan untuk pemasangan cetakan beton.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Regional
Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Regional
Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Regional
Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Regional
Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Regional
Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Regional
Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Regional
Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X