Warga Demo karena Perangkat Desa Selingkuh, Kepala Desa Pingsan

Kompas.com - 09/12/2019, 16:10 WIB
Warga Desa Bantal menuntut pengunduran perangkat desa yang terlibat perselingkuhan. KOMPAS.com/IStWarga Desa Bantal menuntut pengunduran perangkat desa yang terlibat perselingkuhan.


UNGARAN, KOMPAS.com - Warga Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa menuntut dicopotnya dua perangkat desa, Senin (9/12/2019).

Akibat aksi tersebut, Kepala Desa Bantal Suparman pingsan hingga harus menjalani perawatan di Puskesmas Bancak.

Adapun, desakan pencopotan dua perangkat desa tersebut muncul, karena keduanya terlibat perselingkuhan sehingga dianggap mencoreng nama baik desa.

Menurut koordinator warga yang berunjuk rasa, Adi Yusuf Nugroho, perangkat desa yang terlibat perselingkuhan adalah MS selaku Sekretaris Desa Bantal dan RS yang menjabat Kepala Seksi Pemerintahan.

"Kami membutuhkan figur perangkat desa yang bisa menjadi panutan. Dengan perbuatan mereka, jelas menjadikan nama desa tercoreng. Kami meminta agar pemerintah desa mencopot jabatan Sekretaris Desa dan Kasi Pemerintahan Desa Bantal, karena telah melakukan perselingkuhan," kata Adi.

Baca juga: Unik, Suami Ditangkap Polisi karena Curi Motor Istri

Warga khawatir jika pemerintah desa tidak tegas, maka kejadian serupa akan berulang di kemudian hari.

Warga berharap Camat Bancak membuat surat berita acara pemberhentian, agar situasi di Desa Bantal kondusif.

Sementara itu, Camat Bancak Febru Suryanto mengakui bahwa dirinya mendapat laporan adanya perselingkuhan tersebut pada 10 November 2019.

"Sesuai dengan aturan regulasi, apabila terjadi suatu dalam hal ini terkait tindakan asusila, seharusnya Kades koordinasi dengan BPD yang hasilnya dilanjutkan ke Camat," kata Febru.

Dia meminta agar Kepala Desa Bantal dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantal membuat keputusan sesuai dengan peraturan daerah yang berkaitan dengan pemberhentian perangkat desa.

"Namun saat ini kades sedang sakit dan dirawat di Puskesmas Bancak. Maka penyelesaian menunggu hasil koordinasi Kades dengan BPD," kata Febru.

Ketua BPD Bantal Zumri menyampaikan bahwa Kades Bantal telah melakukan koordinasi dengan BPD Bantal.

Hasilnya, diputuskan bahwa dua perangkat desa yang selingkuh harus mundur atau dipecat.

Namun, menurut Zumri, hingga saat ini Kepala Desa belum menindaklanjuti keputusan tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X