Narimah, Penjual Sayur di Aceh, Bangga Anaknya Raih Beasiswa S2 ke Amerika

Kompas.com - 09/12/2019, 12:56 WIB
Siti Narimah (60), warga Gampong Lampasi Eengking, Keamatan Darul Imarah, Aceh Besar penjual sayur yang anaknya mendapat beasiswa program S2 USAID prestasi  ke Amerika di Lehigh University di Bethlehem, Pennsylvania. Jumat (06/12/2019). KOMPAS.COM/TEUKU UMARSiti Narimah (60), warga Gampong Lampasi Eengking, Keamatan Darul Imarah, Aceh Besar penjual sayur yang anaknya mendapat beasiswa program S2 USAID prestasi ke Amerika di Lehigh University di Bethlehem, Pennsylvania. Jumat (06/12/2019).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Siti Narimah (60), warga Gampong Lampasi Engking, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, bangga dan bahagia bisa mendidik dan menyekolahkan anaknya, Aula Andika Fikrullah Al Balad (26), hingga mendapat beasiswa S2 ke Lehigh University di Bethlehem, Pennsylvania, Amerika.

Narimah adalah penjual sayur di kios kecil halaman rumahnya dengan penghasilan rata-rata Rp 20.000 per hari. Ia mengaku tak pernah sekolah dan tidak mampu baca tulis. 

“Saya bahagia anak bungsu saya Aula Andika Fikrullah Al Balad (26) berhasil sekolah dan mendapat beasiswa ke Amerika, memang semua anak saya selesai kuliah semua,” kata Siti Narimah saat ditemui Kompas.com, Jum'at (6/12/2019).

Baca juga: 53 Kali Gagal Tembus Beasiswa, Anak Pedagang Sayur Berhasil Kuliah di Amerika

Narimah mengatakan, Aula sejak kecil adalah anak penurut, rajin, santun dan suka menolong. Saat libur sekolah ia selalu menemaninya ke pasar membeli sayur untuk dijual kembali di kios kecil depan rumahnya.

“Dia sejak sekolah MIN sudah tinggal di Pesantren Raudhatul Mubarakah tak jauh dari kampung. Saat libur dan jam kosong selalu pulang ke rumah bantu saya jualan. Sambil jualan dia tetap membaca buku belajar,” kenang Narimah.

Narimah mengaku tak tahu persis nama SMP dan MAN Aula sekolah dulu di Banda Aceh. Masuk SMP dan MAN itu adalah pilihan dan kemauan Aula sendiri. Namun Narimah selalu mendukung pilihan anaknya di mana pun ia mau sekolah. 

“SMP dan MAN dia di Banda Aceh, dia daftar dan pilih sendiri, dari saya hanya dukungan dan doa, untuk biaya sekolah pun jarang dia minta, kalau ada saya kasih baru diambil, dia tidak pernah minta untuk jajan, berapa aja bisa,” katanya.

Aula berhasil menyelesaikan sekolah dan kuliah S1 di Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas FKIP, Unsyiah. Ia tak pernah mengeluh kepada ibunya soal biaya. 

“Anak saya tidak pernah mengeluh, saat dia ikut tes sesuatu hanya diminta saya berdoa agar lulus, karena kalau biaya saya memang tidak punya, dari hasil jualan sayur cukup untuk makan sehari-hari," jelasnya.

Saat Aula memberitahukan telah berhasil mendapat beasiswa USAID prestasi program S2 di Amerika pada Juni 218 lalu, Narimah sempat khawatir, bahkan mengaku sangat berat untuk melepaskan anak bungsunya pergi jauh.

“Di awal saya sempat khawatir, nanti bagaimana dia di sana kan jauh Amerika, tapi karena itu memang cita-citanya saya harus mendukung dan selalu mendoakan agar dia selamat, dan dimudahkan selama kuliah di sana. Tapi sekarang walaupun jauh tetap terasa dekat karena sering dia telepon saya,” katanya.

Baca juga: Perjuangan Samsul 10 Tahun Mengikis Gunung dengan Linggis untuk Buka Akses Jalan Desa

Aula merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara. Dua kakaknya meninggal dunia pada tahun 2004 lalu karena sakit dan menjadi korban tsunami. Sementara ayahnya, Ridhwan ditemukan meninggal di dekat sawah pada saat kondisi Aceh dilanda konflik GAM dan RI. 

“Saat ayahnya meninggal, Aula masih kelas 5 MIN. Saat itu masih terjadi konflik. Sebelum meninggal, ayahnya berprofesi sebagai perajin perabotan dan tukang bangunan rumah,” ujarnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X