Ini Dampak Angin Puting Beliung di Desa Sukaharja, Bogor

Kompas.com - 09/12/2019, 12:04 WIB
Babinsa Desa Sukaharja beserta warga sedang memperbaiki puing puing bangunan yang diterjang angin puting beliung di Kampung Pasir Peundeuy, Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Senin (9/12/2019). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBabinsa Desa Sukaharja beserta warga sedang memperbaiki puing puing bangunan yang diterjang angin puting beliung di Kampung Pasir Peundeuy, Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Senin (9/12/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Hujan lebat disertai angin puting beliung melanda Kampung Pasir Pendeuy, Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/12/2019) pukul 15.30 WIB.

Akibatnya, 20 rumah rusak diterjang angin puting beliung, di antaranya terjadi di RT 001, RT 002, RT 004 dan RT 005.

Selain merusak rumah, angin puting beliung itu juga merobohkan 1 bengkel sepatu dan menumbangkan sejumlah pohon.

Babinsa Desa Sukaharja, Serda G Zendrato menyebut, seluruh kerugian materiil kurang lebih Rp 50 juta.

Baca juga: 90 Rumah di Bogor Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bencana alam angin puting beliung itu terjadi di empat kampung di desa tersebut.

1. Kampung Pasir Peundeuy, RW 004: 17 rumah dan 1 bengkel sepatu

2. Kampung Cipayung RW 005: 1 rumah

3. Kampung Ciapus Kompas RW 006: 1 rumah

4. Kampung Cipayung RW 007: 1 rumah

"Jika dirinci, total 20 rumah yang rusak dan rata-rata gentengnya dan atap terbongkar kemudian pohon tumbang nimpa rumah," sebut dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Regional
Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Regional
Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Regional
Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Regional
Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Regional
Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Regional
Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Regional
Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Regional
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Regional
Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Regional
Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian'

Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian"

Regional
Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Regional
Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Regional
Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X