Diduga Mabuk, Pemotor Tanpa Identitas Tewas setelah Menabrak Tunggul

Kompas.com - 09/12/2019, 11:46 WIB
Pengendara sepeda motor Zupiter warna biru seketika saja meninggal dunia setelah mengalami laka tunggal menabrak tunggul pohon di Jalan Ahmad Yani Km 6 Tanjungpinang, tepatnya di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0315 Bintan dini hari. DOK SATLANTAS POLRES TANJUNGPINANGPengendara sepeda motor Zupiter warna biru seketika saja meninggal dunia setelah mengalami laka tunggal menabrak tunggul pohon di Jalan Ahmad Yani Km 6 Tanjungpinang, tepatnya di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0315 Bintan dini hari.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Zupiter warna biru tewas di tempat setelah menabrak tunggul pohon di Jalan Ahmad Yani Km 6 Tanjungpinang, tepatnya di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0315 Bintan dini hari. Korban belum diketahui identitasnya karena tidak membawa KTP.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Anjar Yogota Widodo melalui Kanit Laka Lantas, Ipda Ridwan mengatakan, korban mengendarai sepeda motor Jupiter Z warna biru tanpa pelat nomor.

Belum diketahui penyebab kecelakaan itu karena sampai saat ini personel laka lantas Satres Polres Tanjungpinang masih melakukan olah tempat kejadian (TKP).

"Murni laka tunggal akibat menabrak tunggul," kata Ridwan melalui telepon, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Pergi Berobat, Warga Ngawi Ini Menabrak Pohon hingga Tewas

Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

"Korban tidak memiliki identitas, baik itu KTP atau kartu pengenal lainnya, makanya belum diketahui apakah korban memiliki keluarga atau tidak," katanya.

Korban memiliki ciri-ciri menggunakan celana jins warna biru, sepatu hitam, dan baju kaos lengan panjang dan pakai helm hitam serta menggunakan sepeda motor Yamaha Zupiter warna biru.

Di tempat kejadian, pihaknya menemukan sebuah ponsel merek Lenovo yang diyakini milik korban. Namun ponsel tersebut tidak bisa dibuka karena menggunakan kode akses.

"Sekarang handphone-nya sedang kita cas, kita menunggu ada yang menelepon baru kita bisa melacak," tambahnya.

Lebih jauh Ridwan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kronologi lengkap kejadian. Namun dari keterangan saksi yang berada di tempat, korban melaju dari arah Mapolres Tanjungpinang menuju Traffic Light Batu 6.

Setibanya di depan depan Kodim 0315 Bintan sepeda motor Jupiter Z warna biru tersebut lepas kendali sehingga membentur tunggul kayu yang baru siap dipotong dan berada di tepi jalan.

"Korban mengalami luka di bagian kepala. Dugaan dari tim medis, rumah sakit korban mengalami gangguan karena alkohol," jelasnya.

Baca juga: Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Ridwan mengimbau masyarakat, khususnya Kota Tanjungpinang, apabila ada yang kehilangan keluarga untuk dapat menghubungi Polres Tanjungpinang, atau langsung datang ke ruang jenazah RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

"Kami masih mencari pihak keluarga korban," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Regional
Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X