Derita Paulus, Idap Hidrosefalus sejak Lahir dan Butuh Bantuan Berobat

Kompas.com - 09/12/2019, 11:25 WIB
Foto : Paulus Agustinus Rera, bayi yang baru berumur 4 bulan asal desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Flores, NTT menderita Hidrosefalus sejak lahir. Dokumen KeluargaFoto : Paulus Agustinus Rera, bayi yang baru berumur 4 bulan asal desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Flores, NTT menderita Hidrosefalus sejak lahir.

MAUMERE, KOMPAS.com — Paulus Agustinus Rera, bayi yang baru berumur empat bulan asal Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, menderita hidrosefalus sejak lahir.

Akibat penyakit itu, kepala Paulus terus membesar hingga hari ini. 

Sejak lahir, orangtua Paulus berniat membawanya ke rumah sakit untuk mengobati penyakit yang dideritanya. Namun, keadaan ekonomi yang mengurungkan niat besar orangtua Paulus.

Baca juga: Rumah Reyot Milik Kakek Germanus di Maumere Akan Diperbaiki

Martinus Rera, ayah dari Paulus, menuturkan, anaknya mengalami pembengkakan di kepala sejak lahir pada Agustus 2019.

Ia melanjutkan, pada 10 Agustus 2019, Paulus diantar ke RSUD Tc Hillers Maumere. Keluar dari rumah sakit pada 14 Agustus 2019.

Juga sudah dilakukan kontrol dua kali di rumah sakit itu. 

"Biaya pengobatan itu dari surat keterangan tidak mampu. Kalau kami sendiri sebenarnya tidak bisa sama sekali. Kami orang miskin," tutur Martinus kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (9/12/2019).

Ia mengungkapkan, saat ini anaknya itu harus dibawa ke Kupang, ibu kota Provinsi NTT. 

"Kami harus bawa dia ke Kupang untuk operasi, ada cairan di kepalanya. Kepalanya terus membengkak dan semakin membesar," ungkap Martinus.

Baca juga: Alami Gizi Buruk, 2 Bocah di Maumere Butuh Perhatian Pemerintah

"Kami butuh sekali bantuan. Mungkin dengan berita di media bisa menggugah nurani pemerintah dan orang banyak," sambung Martinus. 

Ia menambahkan, saat ini ia dan keluarganya berencana berangkat ke Kupang, tetapi masih terkendala pada biaya transportasi. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X