Banjir Belitung Surut, Warga Khawatir Buaya Masuk Permukiman

Kompas.com - 09/12/2019, 11:09 WIB
Tim Penanggulangan Bencana (PB) Belitung di lokasi banjir, Jumat (6/12/2019). TRC PB Belitung.Tim Penanggulangan Bencana (PB) Belitung di lokasi banjir, Jumat (6/12/2019).

BELITUNG, KOMPAS.com- Banjir yang merendam sebagian besar wilayah Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, mulai surut.

Warga beraktivitas kembali secara normal meskipun perabotan rumah dalam kondisi basah.

"Sejak kemarin sudah bersih-bersih rumah. Habis semua basah," kata Budi, warga Kampung Amau yang merupakan daerah terparah terendam banjir di Belitung, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Belitung Dilanda Banjir dan Cuaca Ekstrem, Pemda Gelar Rapat Darurat

Ketingggian air di Kampung Amau mencapai 1 hingga 1,5 meter. Selain itu, sejumlah wilayah juga terendam banjir seperti Desa Kembiri, Kelurahan Kota, dan Jalan Anwar.

Luapan banjir dengan cepat menggenangi permukiman dan badan jalan disebabkan hujan lebat dan pasang air laut.

Saat banjir melanda, warga sempat mengkhawatirkan masuknya buaya atau ular laut ke permukiman.

"Dulu pernah kejadian buaya sampai masuk ke halaman rumah. Pas lagi banjir. Beruntung kali ini tidak ada," ujar Somad, warga Tanjungpandan.

Baca juga: Hujan Disertai Pasang Air Laut, 457 KK di Belitung Terendam Banjir

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana PB Beitung Juliana memastikan situasi Belitung kini aman terkendali.

Soal buaya masuk permukiman, kata Juliana, sejauh ini belum ada laporan.

Adapun dampak kerugian banjir Belitung yang merendam ratusan rumah masih dikalkulasi pihak terkait. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Regional
Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Regional
Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Regional
Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Regional
Bakal Dibuka Pekan Depan, 2 Bioskop di Semarang Lakukan Simulasi

Bakal Dibuka Pekan Depan, 2 Bioskop di Semarang Lakukan Simulasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X