Kompas.com - 09/12/2019, 07:44 WIB
Mark saat mengikuti penyaluran donasi untuk orang tidak mampu di Kediri. Dok.Roty KediriMark saat mengikuti penyaluran donasi untuk orang tidak mampu di Kediri.


KEDIRI, KOMPAS.com - Akhir November lalu, Mark Avery, seorang warga negara Australia terbang melintasi samudera untuk pergi ke Indonesia.

Tujuannya ke salah satu kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kediri.

Pria usia 61 tahun itu rupanya mempunyai niatan mulia, untuk membantu kaum dhuafa. Ya, dia membulatkan tekad jauh-jauh datang untuk mengekspresikan panggilan jiwa itu.

Kakek 8 cucu itu tidak hanya membawakan uang, tetapi sekaligus turun tangan menyumbangkan tenaganya untuk sebuah aksi bedah rumah.

Baca juga: 1 Orang Terluka dan 13 Rumah di Kediri Rusak Diterjang Angin Kencang

Mark Avery mengatakan, kesamaan rasa atas ikatan sosial telah mendorongnya datang ke Kediri untuk berpartisipasi membantu sesama.

"Itu tujuan utama saya," kata Mark Avery, saat ditemui sesaat sebelum balik ke Australia, Jumat (6/12/2019).

Bedah rumah itu sendiri merupakan kegiatan rutin setiap bulan yang diinisiasi oleh Rolling Charity (Roty), sebuah kelompok sedekah di Kediri.

Tidak hanya bedah rumah, komunitas itu juga mendistribusikan bantuan kepada dhuafa yang rutin dilakukan setiap hari Jumat.

Selama tiga hari, Mark tidak hanya terlibat pada renovasi rumah tetapi juga turut serta dalam penyaluran donasi langsung ke rumah-rumah warga tidak mampu.

Dia tidak merasa kikuk atau jijik saat menyapukan kuas cat pada dinding rumah yang sedang dibangun.

Bahkan, menikmati peranan pada bedah rumah yang berlangsung di wilayah Joho, Kecamatan Semen itu.

Mark menceritakan, ketertarikannya andil setelah melihat beberapa unggahan kiprah komunitas Roty Kediri di grup Facebook.

Mark saat ikut mengecat pada bedah rumahDok.Roty Kediri Mark saat ikut mengecat pada bedah rumah

Selama 2 tahun mengikuti unggahan itu, dia takjub dan mengapresiasi karena komunitas itu menurutnya konsisten dan selalu mempunyai ide untuk berkembang.

Pada mulanya hanya sedekah bergulir, Roty berkembang dengan aksi bedah rumah, lalu juga mempunyai program Mobil Reaksi Cepat (MRC).

MRC itu memfasilitasi kendaraan dan sopir secara gratis untuk antar jemput berobat bagi pasien tidak mampu.

"Saya ikuti terus (Roty di medsos) dan saya bangga karena mereka mempunyai jiwa sosial yang tinggi," kata Mark.

Apalagi, para penggagas Roty itu merupakan orang-orang yang pernah dikenalnya saat dia tinggal di Kediri bebeberapa tahun silam.

Mark memang sempat tinggal di Kediri selama 2 tahun pada tahun 2005-2006 yang lalu. Yaitu saat dia menjadi relawan pelatih guru Bahasa Inggris.

"Dulu saya tahu mereka (penggagas Roty) bikin program sosial belajar Bahasa Inggris gratis. Sekarang mereka membantu tetangga, orang-orang tidak mampu lewat Roty. Jiwa sosialnya tinggi," kata Mark.

Ikatan rasa itu memantapkannya untuk ambil peran. Bahkan, sebelum memutuskan berangkat ke Kediri, Mark juga mengajak kolega dan keluarganya di Australia turut berdonasi.

Baca juga: 2 Akun Facebook yang Tuding Nella Kharisma Selingkuh dengan Mantan Bupati Kediri Sudah Tak Aktif

"Target saya waktu itu bisa bantu bedah 1 rumah. Lalu terkumpul uang Rp 10 juta," ujar suami dari Murni, perempuan asal Yogjakarta ini.

Sumbangan pribadi dan titipan dari kawan-kawannya itu kemudian dibawanya ke Kediri untuk diserahkan kepada kaum papa.

Kesempatan di Kediri itu benar-benar dimanfaatkannya. Selain terlibat dalam penyaluran Roty, Mark juga menyempatkan diri bertemu dengan teman-teman lain semasa tinggal di Kediri.

Partisipasi Mark itu mendapat apresiasi dari komunitas Roty. Syam Al-Anshori, salah satu penggagas Roty, mengatakan, apa yang dilakukan Mark menandakan bahwa tanggung jawab sosial tidak bersekat dan dalam Roty siapapun bisa terlibat.

"Semakin banyak tangan yang membantu semakin ringan beban saudara kita yang tidak mampu," ujar Syam. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X