90 Rumah di Bogor Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Kompas.com - 08/12/2019, 22:11 WIB
90 rumah di dua desa di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rusak diterjang angin puting beliung, Minggu (8/12/2019). Dokumentasi Camat90 rumah di dua desa di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rusak diterjang angin puting beliung, Minggu (8/12/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 90 rumah di Desa Sukaharja dan Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rusak karena diterjang angin puting beliung, Minggu (8/12/2019).

Selain merusak puluhan rumah, puting beliung yang disertai hujan deras juga menumbangkan pohon dan tiang listrik yang mengakibatkan akses jalan di dua desa tersebut tertutup.

Camat Ciomas Chairuka Judhyanto mengatakan, di dua desa tersebut, ada 6 rumah rusak berat dan sisanya rusak ringan dan sedang.

Baca juga: 40 Rumah di Kendal Diterjang Angin Puting Beliung

"Di Kampung Ciapus, Sukamakmur ada 2 (rusak berat) dan di RW 005 Desa Sukaharja ada 4," kata Chairuka, kepada Kompas.com, saat dihubungi, Minggu.

Yanto menuturkan, peristiwa tersebut bermula ketika Kabupaten Bogor kembali dilanda hujan lebat disertai angin kencang.

Angin puting beliung itu pun memporak-porandakan rumah-rumah di desa tersebut tepatnya sekitar pukul 15.23 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Korban jiwa tidak ada hanya (rumah) rusak berat, ada rusak ringan dan lokasinya juga berbeda-beda," ujar dia.

Adapun kerusakan yang ditimbulkan bermacam-macam, mulai dari atap beterbangan terbawa angin, tiang listrik tumbang, dinding rumah retak, hingga genteng berjatuhan.

Warga yang panik saat kejadian pun langsung berlarian ke jalan raya karena khawatir tertimpa pohon atap rumah.

Baca juga: Dihantam Puting Beliung, Rumah Nenek 89 Tahun Rata dengan Tanah

Sejauh ini, kata dia, upaya yang dilakukan oleh muspika, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, Satpol PP, relawan PMI bersama masyarakat untuk mengevakuasi warga yang terdampak rumahnya ke rumah keluarga dan tetangganya.

Sejumlah warga juga bergotong royong membersihkan sisa-sisa atap rumah yang berterbangan di lingkungan tersebut.

"Untuk sementara mereka (korban) itu mengungsi ke rumah saudaranya, tetangganya yang tidak terkena bencana itu," ungkap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Regional
Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X