Terkendala Pembebasan Lahan, Konstruksi Tol Cisumdawu Baru 76 Persen

Kompas.com - 08/12/2019, 19:51 WIB
Kepala Satker Tol Cisudawu Yusrizal Kurniawan (tengah) di Tunnel Project Tol Cisumdawu, Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHKepala Satker Tol Cisudawu Yusrizal Kurniawan (tengah) di Tunnel Project Tol Cisumdawu, Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Progres pembangunan Tol Cisumdawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan), Jawa Barat, masih terkendala pembabasan lahan.

Saat ini, konstruksi jalan yang telah selesai dibangun di seksi 1 meliputi Cileunyi, (Bandung)-Rancakalong (Sumedang) sepanjang 10,57 kilometer, dan seksi 2 meliputi Rancakalong-Cimalaka (Sumedang) sepanjang 23, 4 kilometer baru rampung 76 persen.

Dijadwalkan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meninjau langsung progres pembangunan Tol Cisumdawu ini, Minggu (8/12/2019) sore.

Namun, rencana tersebut batal, karena usai kunjungan kerja di Kabupaten Subang, Menhub Budi Karya Sumadi hanya memantau melalui udara dengan helikopter.

Baca juga: Eksekusi Lahan Tol Cisumdawu, Pemilik Lahan Tak Terima Rumahnya Dibongkar

Kepala Satker Tol Cisudawu Yusrizal Kurniawan mengatakan, Menhub Budi Karya Sumadi rencananya akan meninjau langsung ke lapangan.

"Iya, Pak Menteri Perhubungan bermaksud untuk datang ke Tol Cisumdawu ini untuk melihat langsung progres pembangunan tol, yang memang menjadi konsen dari pemerintah ini," ujar Yusrizal, kepada sejumlah wartawan, di Tunnel Project Tol Cisumdawu, di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Minggu (8/12/2019).

Yusrizal menuturkan, saat ini, progres pembangunan tol untuk seksi 1 dan 2 sudah mencapai 76 persen.

"Progres ini sudah melebihi rencana awal yang ditetapkan yaitu 73 persen. Progresnya sudah positif 3 persen. Percepatan ini berkat dukungan pemerintah daerah, Polri dan TNI di Sumedang," tutur Yusrizal.

Yusrizal berharap, sisa lahan yang masih belum dibebaskan dapat diselesaikan secepatnya melalui sosialisasi dan cara-cara pendekatan yang baik ke masyarakat, agar tidak menimbulkan gejolak.

Baca juga: Pria Ini Temukan Bayi yang Dibuang di Sekitar Tol Cisumdawu, Ternyata Cucunya

Yusrizal menyebutkan, untuk pembebasan lahan ini, pihaknya bersinergi dengan berbagai pihak khususnya TNI/Polri.

"Harapan kami di akhir 2020, seluruh pembangunan Tol Cisumdawu ini bisa selesai. Sehingga nanti, nyambung ke Tol Cipali, nyambung ke Bandaran Kertajati," sebut Yusrizal.

Sehingga, kata Yusrizal, adanya Tol Cisumdawu ini ke depan dapat menumbuhkan perekonomian di Jawa Barat, dan juga tentunya di wilayah Kabupaten Sumedang ini. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Regional
Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Regional
'Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi'

"Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi"

Regional
Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Regional
'Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa'

"Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa"

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Regional
Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Regional
Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas

Bos MeMiles Divonis Bebas

Regional
Masjid Ini Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa Belajar Online, Tapi Ada Syaratnya

Masjid Ini Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa Belajar Online, Tapi Ada Syaratnya

Regional
KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

Regional
Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Regional
Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X