Wagub Jabar Yakinkan 4 Jalur Kereta Zaman Belanda akan Aktif Kembali

Kompas.com - 08/12/2019, 15:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Kejuaraan Pacuan Kuda di Tanjungsari, Sumedang, Minggu (8/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Kejuaraan Pacuan Kuda di Tanjungsari, Sumedang, Minggu (8/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan, empat jalur kereta api yang dibangun zaman penjajahan Belanda akan direaktivasi.

Diketahui, empat jalur kereta api yang akan direaktivasi itu, yaitu jalur Cibatu-Garut-Cikajang sejauh 47, 5 kilometer; Rancaekek ( Bandung)-Tanjungsari ( Sumedang) sejauh sejauh 11, 5 kilometer; Banjar-Pangandaran-Cijulang sejauh 82 kilometer dan Bandung-Ciwidey sejauh 37, 8 kilometer.

"Reaktivasi empat jalur kereta api zaman Belanda ini merupakan aspirasi masyarakat," ujar Uu kepada KOMPAS.com, usai membuka Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Jabar di Lapang Pacuan Kuda, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Minggu (8/12/2019) siang.

Baca juga: Kapan Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran Dimulai?

Masyarakat yang dimaksud, khususnya warga Sumedang dan Bandung yang sangat membutuhkan moda transportasi baru agar terhindar dari kemacetan.

Uu menuturkan, kawasan Bandung dan Sumedang yang padat penduduk tentunya membutuhkan moda transportasi bebas hambatan. Sehingga, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong untuk segera direalisasikan.

Dengan reaktivasi jalur kereta api zaman Belanda ini, alternatif pilihan moda transportasi bagi masyarakat akan lebih banyak. Khususnya mahasiswa yang ada di Sumedang dan Bandung.

Baca juga: Lewat Tur Sejarah Jalur Kereta Api, Jabar Ingin Gaet Turis Eropa

"Termasuk untuk yang Rancaekek-Tanjungsari. Nantinya, masyarakat Sumedang yang biasa beraktivitas pulang pergi ke Bandung, Rancaekek bisa memanfaatkan kereta api ini," tutur Uu.

Uu menambahkan, soal teknis dan waktu pelaksanaan reaktivasi empat jalur kereta api, khususnya jalur Rancaekek-Tanjungsari ini, bisa ditanyakan lebih lanjut ke PT KAI.

"Semua itu (perencanaan dan pelaksanaan) tentunya, tahap demi tahapnya sudah dilakukan oleh PJKA (PT KAI). Yang pasti empat jalur kereta api zaman Belanda di Jawa Barat ini akan segera direaktivasi," kata Uu. 

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Regional
Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Regional
Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Regional
Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Regional
Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Regional
Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Regional
Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Regional
3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X