Kisah Ipda Handoko, Polisi yang Bantu Seorang Ibu Melahirkan di Pinggir Jalan

Kompas.com - 07/12/2019, 14:02 WIB
Ipda BJ Handoko (kiri) saat membantu proses persalinan warga di pinggir jalan yang ada di kawasan hutan. Dok. Polres BononegoroIpda BJ Handoko (kiri) saat membantu proses persalinan warga di pinggir jalan yang ada di kawasan hutan.

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Empati dan rasa kemanusiaan Ipda BJ Handoko, Kanit Bina Masyarakat (Binmas) Polsek Gondang, tergugah saat melihat seorang perempuan meringis kesakitan melahirkan di pinggir jalan kawasan hutan RPH Sugihan BKPH, Tretes KPH Bojonegoro, tepatnya di Dusun Betek, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (6/12/2019).

Meski tidak memiliki riwayat sebagai ahli medis, Handoko berhasil menolong persalinan perempuan yang diketahui bernama Astri Sulistyoningsih (32), warga Dusun Puguh Rejo, Desa Gondang, tersebut dengan selamat.

"Benar mas, kejadiannya itu kemarin Jumat sekitar pukul 07.30 WIB setelah Ipda Handoko melaksanakan kegiatan sapa pagi di pertigaan Betek," ujar Kasubag Humas Polres Bojonegoro AKP Sri Ismawati saat dihubungi, Sabtu (7/12/2019).

Baca juga: Dengar Kabar Ibu Melahirkan di Feri dan Bayinya Meninggal, Bupati PPU Emosi di Depan Direksi RSUD

Sri menceritakan, saat itu Handoko hendak kembali ke Markas Polsek Gondang untuk melaksanakan apel pagi. Namun, di tengah perjalanan, ia melihat Astri sedang membutuhkan pertolongan di pinggir jalan, tidak jauh dari jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Gondang. Handoko pun memutuskan berhenti dan menolong Astri.

"Saat dihampiri oleh Ipda Handoko, dari informasi yang saya tahu, saat itu posisi kepala bayi sudah keluar, tapi belum ada pertolongan medis," katanya.

Sebenarnya pada saat itu memang ada beberapa warga di lokasi. Tapi tidak ada yang berani mengambil tindakan sehingga Handoko memutuskan mengambil tindakan diskresi dengan memberi pertolongan darurat kepada Astri sambil menunggu bidan dari Puskesmas Gondang.

Sementara itu, Kapolsek Gondang Iptu H Berthon Silalahi, saat dikonfirmasi terpisah, juga membenarkan anggotanya memberikan pertolongan kepada seorang ibu yang melahirkan di pinggir jalan dalam kawasan hutan.

"Kami bersyukur, ibu dan bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat. Meski bayi tersebut terlahir prematur seberat 1,6 kilogram karena kandungan baru sekitar 32 minggu," kata Berthon.

Baca juga: Bupati Aceh Utara: Saya Khawatir Masyarakat Kita Melahirkan di Jalan

Astri kemudian dirujuk ke Puskesmas Gondang. Sementara bayi yang dilahirkan saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesomo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X