Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Kompas.com - 06/12/2019, 20:13 WIB
Angin kencang disertai hujan melanda wilayaj Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (06/12/2019). Akibatnya, puluhan rumah warga di Kecamatan Huu rusak KOMPAS.COM/SYARIFUDINAngin kencang disertai hujan melanda wilayaj Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (06/12/2019). Akibatnya, puluhan rumah warga di Kecamatan Huu rusak

DOMPU, KOMPAS.com - Angin kencang disertai hujan melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (6/12/2019). Akibatnya, puluhan rumah warga di Kecamatan Hu'u rusak.

Kepala BPBD Dompu, Drs Imran M Hasan mengatakan, angin kencang itu terjadi usai warga melaksanakan shalat Jumat.

Sebelum kejadian, di wilayah itu terjadi hujan ringan. Tak lama kemudian, angin kencang menerjang permukiman warga Desa Hu'u.

Baca juga: 1 Orang Terluka dan 13 Rumah di Kediri Rusak Diterjang Angin Kencang

Diperkirakan sebanyak 20 rumah rumah rusak disapu angin kencang. Rumah tersebut rusak di bagian atap.

"Tadi hujan ringan ke sedang, tiba-tiba datang angin kencang menghantam rumah warga. Data awal yang saya terima, ada sekitar 20 rumah rusak ringan. Umumnya rumah rusak di bagian atap," ungkap Imran, saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Selain diterjang angin kencang, kata dia, sebagian rumah warga juga rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.

Kepanikan sempat melanda warga yang saat itu tengah berada di dalam rumah. Mereka berlari keluar dan mencoba untuk berlindung.

"Kencangnya angin menyebabkan beberapa pohon tumbang dan langsung menimpa rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," ujar dia.

Baca juga: Rumah Roboh akibat Angin Kencang di Jember Mulai Diperbaiki

Upaya penanganan langsung dilakukan oleh BPBD, TNI dan polisi untuk membantu warga di lokasi yang terdampak angin kencang. 

"Untuk sementara kami masih melakukan pendataan di lokasi terdampak. Sedangkan kebutuhan masyarakat yakni terpal, selimut dan bantuan makanan lainya akan segera disalurkan," ucap Imran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resep Sembuh Penyintas Covid-19 di Jombang, Rajin Konsumsi Bawang Putih, Madu dan Telur

Resep Sembuh Penyintas Covid-19 di Jombang, Rajin Konsumsi Bawang Putih, Madu dan Telur

Regional
Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Regional
Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X