3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Kompas.com - 06/12/2019, 19:51 WIB
Deddy Zatta (59) Direktur CV Kuala Simpang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang menjadi buronan selama tiga tahun, atas kasus mark up pengadaan sparepart mesin voltase milik PT Pusri, ketika tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Jumat (6/12/2019). KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRADeddy Zatta (59) Direktur CV Kuala Simpang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang menjadi buronan selama tiga tahun, atas kasus mark up pengadaan sparepart mesin voltase milik PT Pusri, ketika tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Jumat (6/12/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan menangkap Deddy Zatta (59) yang merupakan Direktur CV Kuala Simpang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Deddy merupakan buronan yang sudah menghilang selama 3 tahun.

Selama menjadi buronan, Deddy diketahui telah menikah lagi, hingga akhirnya menetap di Kabupaten Asahan.

Deddy ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) karena dianggap telah merugikan negara dengan melakukan mark up dalam pengadaan dua jenis suku cadang merek Ea Solenoid Valve Part No. 4WE6H3X/EW220.50N Voltage : 220-VAC, Freq: 50 Hz, 46 VA MFR: Rexroth Hydronorma Germany.

Barang tersebut yang diperuntukkan untuk PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI).

Baca juga: Dua Buronan Ditangkap Setelah Drama Pengejaran hingga Mobil Terbakar

Asisten Intelijen Kejati Sumsel Deddy Suwardy Surachman mengatakan, Deddy bersama terdakwa Faizal Muaz selaku Manajer Pengadaan PT Pupuk Sriwidjaya dan Hadianto Eko Putro selaku Asmen Pembelian PT Pupuk Sriwidjaja melakukan pembelian voltase buatan Jerman pada 2008.

Barang tersebut dibeli seharga Rp 5 juta per unit.

Namun, dalam laporan pengadaan dibuat melambung seharga Rp 104 juta per unit.

"Terdakwa Deddy adalah rekanan dari PT Pusri. Sebelumnya sudah mengembalikan Rp 56 Juta ke negara dan sisanya Rp 162 juta. Total kerugian negara atas perbuatannya itu Rp 218 juta," kata Suwardy saat gelar perkara, Jumat (6/12/2019).

Suwardy mengatakan, penangkapan tersebut membutuhkan waktu lama.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Bunuh 2 Anak Balitanya karena Tak Sanggup Tanggung Biaya Hidup

Ayah Bunuh 2 Anak Balitanya karena Tak Sanggup Tanggung Biaya Hidup

Regional
Unggahan Soal 'Kacung WHO' Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Unggahan Soal "Kacung WHO" Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Regional
Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Regional
Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Regional
Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Regional
Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

Regional
Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Regional
5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

Regional
Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Regional
Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

Regional
'Kacung WHO' dan 'Tua Bego', Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

"Kacung WHO" dan "Tua Bego", Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

Regional
BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X