Prajurit TNI Korban Longboat Tebalik di Papua Belum Ditemukan

Kompas.com - 05/12/2019, 22:00 WIB
Tim SAR gabungan ketika akan melakukan pencarian longboat terbalik di perairan Pulau Puriri, Mimika, Papua, Kamis (5/12/2019). IRSUL PANCA ADITRATim SAR gabungan ketika akan melakukan pencarian longboat terbalik di perairan Pulau Puriri, Mimika, Papua, Kamis (5/12/2019).

TIMIKA, KOMPAS.com - Prajurit TNI AD Kopral Satu (Koptu) Akbar Sangaji, yang hilang saat longboat yang ditumpanginya terbalik di Perairan Pulau Puriri, Mimika, Papua, pada Rabu (4/12/2019) kemarin hingga Kamis (5/12/2019) belum dapat ditemukan.

Pencarian hari kedua ini melibatkan 41 personel gabungan dari Kantor SAR, Kodim, Polairud, Baznas, dan masyarakat.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri rute sungai dan laut yang biasa dilalui kapal dari Timika ke Distrik Agimuga.

Baca juga: Kamis, Pencarian Prajurit TNI yang Hilang Saat Longboat Terbalik di Papua Dilanjutkan

Pencarian darat juga dilakukan disekitaran Pulau Puriri.

Hingaa Kamis petang, tim SAR gabungan belum menemukan korban. Pencarian akan dilanjutkan Jumat (6/12) pagi.

"Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi pukul 05.30 WIT," kata Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Muhamad, dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam.

Sementara itu, Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L Nainggolan mengatakan, pencarian juga dibantu 30 warga Distrik Agimuga, yang selama ini menjadi warga binaan Babinsa Koptu Akbar Sangaji.

"Warga ikut melakukan pencarian dengan menggunakan dua perahu fiber," kata Pio.

Namun, pencarian yang dilakukan sejak pukul 05.30 hingga 18.45 WIT, Koptu Akbar Sangaji belum juga ditemukan.

Tim SAR gabungan hanya menemukan barang-barang milik para korban, di antaranya satu tas yang berisikan kelambu, pakaian dan benang wol.

Baca juga: Longboat Berisi 9 Orang Terbalik di Papua, Satu Prajurit TNI Hilang

Kemudian, satu celana panjang, satu jerigen, enam pembalut wanita, satu alat cas Nokia, satu penutup mesin, satu perahu, serta dua mesin 25 PK dan mesin 15 PK.

Menurut Pio, dari keterangan korban selamat menuturkan bahwa kecelakaan laut tersebut dikarenakan gelombang laut di daerah Pulau Puriri yang menghantam bagian belakang longboat hingga air masuk.

"Ombak yang memukul bagian belakang perahu sehingga kapal terisi air, dan terbalik," kata Letkol Pio.

Diberitakan sebelumnya, sebuah longboat berpenumpang sembilan orang dilaporkan terbalik di Perairan Pulau Puriri, Mimika, Papua, pada Rabu (4/12/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Regional
Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Regional
Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Regional
Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Regional
84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

Regional
Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Regional
Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Regional
Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Regional
Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Regional
Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Regional
Ribuan Lebah 'Odeng' Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Ribuan Lebah "Odeng" Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Regional
Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Regional
Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Regional
Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X