Tembok Retak-retak akibat Pergerakan Tanah, 2 Ruang SD di Banjarnegara Dikosongkan

Kompas.com - 05/12/2019, 17:55 WIB
Salah satu ruang kelas di SD Negeri Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dikosongkan akibat pergerakan tanah, baru-baru ini. KOMPAS.COM/DOK BPBD BANJARNEGARASalah satu ruang kelas di SD Negeri Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dikosongkan akibat pergerakan tanah, baru-baru ini.

 

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Dua ruang kelas di Sekolah Dasar ( SD) Negeri 1 Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalami retak-retak akibat pergerakan tanah.

Pergerakan tanah mulai muncul sejak awal musim hujan tahun ini. Namun, sekitar 10 hari terakhir, pergerakan tanah bertambah sehingga menyebabkan bagian tembok ruang kelas 4 dan 5 retak-retak.

Baca juga: 15 Rumah Rusak, Ratusan Warga Bantargadung Sukabumi Dihantui Bencana Tanah Bergerak

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, kedua ruang tersebut kini telah dikosongkan.

Kegiatan belajar mengajar dipindah ke ruang lainnya.

"Sudah tidak layak digunakan untuk belajar mengajar. Kami mengimbau kepada dewan guru agar tidak membiarkan murid memasuki area retakan di ruang kelas 4 dan 5 tersebut," kata Arief, saat dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Arief mengatakan, pihaknya juga telah menyisir retakan tanah di desa tersebut. Retakan tanah sepanjang kurang lebih 500 meter membentuk tapal kuda.

Baca juga: Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak: Ngeri, Waktu Hujan Deras Air Masuk Retakan Tanah...

"Retakan tanah membentuk tapal kuda, mahkota retakan berada di Dusun Sikenong, Desa Bantar. Retakan tersebut diperkirakan mengancam Dusun Ngalian wilayah Desa Suwidak," ujar Arief.

Untuk mengantisipasi dampak retakan tanah, kata Arief, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Wanayasa telah membuat alat deteksi dini tanah bergerak secara manual.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Cabup Tanah Bumbu Zairullah Bantah Isu Dirinya Mundur Jika Terpilih

Cabup Tanah Bumbu Zairullah Bantah Isu Dirinya Mundur Jika Terpilih

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X