Atasi Pencemaran Bengawan Solo, Ganjar Beri Waktu Setahun Pelaku Industri Perbaiki Sistem IPAL

Kompas.com - 05/12/2019, 15:14 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/12/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Pemprov Jawa Tengah memberikan tenggat waktu satu tahun kepada pelaku industri untuk menyelesaikan persoalan limbah agar tidak mencemari Sungai Bengawan Solo.

"Silakan semua memperbaiki sistemnya (IPAL). Jangan buang limbah di Sungai Bengawan Solo," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, usai membuka Festival Kaum Muda Bursa Kerja Inklusif di Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Ganjar Semprot Perusahaan yang Terindikasi Mencemari Bengawan Solo

Ganjar mengatakan, tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada pelaku industri yang tidak memperbaiki sistem IPAL dan diketahui masih membuang limbah sembarang ke Sungai Bengawan Solo.

Pihaknya bahkan akan menerjunkan petugas khusus untuk mengawasi pelaku industri selama proses perbaikan sistem pembuangan limbah.

"Perbaikan sistem pengolahan limbah tidak cukup waktu setahun, maka harus izin khusus ke saya. Kalau selama setahun tidak ada perbaikan pengelolaan limbah dan tetap membuang ke sungai, maka silakan aparat penegak hukum bertindak," jelas Ganjar.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di hilir anak Sungai Bengawan Solo untuk mengatasi pencemaran di sungai tersebut. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya kemarin mengusulkan itu (pembuatan IPAL di hilir anak Sungai Bengawan Solo)," kata pria yang akrab dipanggil Rudy saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/12/2019).

Pembuatan IPAL di hilir anak Sungai Bengawan Solo dinilai mampu mengatasi permasalahan limbah yang selama ini dianggap mencemari air Sungai Bengawan Solo.

Pembuatan IPAL di hilir anak Sungai Bengawan Solo akan melibatkan seluruh lembaga terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, dan pelaku industri.

"Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) memberikan waktu satu tahun atau selama 12 bulan saja untuk pembuatan itu," ujar Rudy.

Baca juga: Bupati: Tak Ada Industri di Karanganyar Buang Limbah ke Sungai Bengawan Solo



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.