Harapan Teman-teman SMP Kakak Adik yang Dipasung 15 Tahun: Semoga Ada Sedikit Memorimu Tentang Kami di Masa Lalu...

Kompas.com - 05/12/2019, 12:22 WIB
Anita hanya bisa berbaring karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.com/Muh. Amran AmirAnita hanya bisa berbaring karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (28/11/2019).

LUWU, KOMPAS.com - Keluarga Abdul Salam (81) dan istrinya, Halima (60), warga Desa Lare-Lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tampak berbahagia saat rombongan alumni SMP Negeri 2 Bua Ponrang datang ke rumahnya, Rabu (4/12/2019). 

Abdul dan Halima memiliki dua anak mengalami gangguan jiwa dan sempat dipasung selama bertahun-tahun yakni Anita (34) dan Saldi (31). 

Rombongan yang datang adalah rekan-rekan Anita dan Saldi saat sekolah di SMP Negeri 2 Bua Ponrang.

Kedatangan teman-teman sekolah kakak adik itu untuk memberikan bantuan berupa dana guna membantu  memenuhi kebutuhan hidup keluarga tersebut.

Baca juga: Kakak Beradik yang Dipasung karena Gangguan Jiwa Dapat Perawatan Gratis dari Pemerintah

Salah seorang rekan Anita, Lisawati mengatakan bahwa Anita selama ini tidak pernah lagi terlihat setiap kali diadakan reuni. 

Bahkan mereka sering menanyakan keberadaannya. Namun tidak ada yang mengetahuinya secara pasti. 

“Waktu reuni akbar SMP 2 baru-baru ini, sempat kami cari tapi kabarnya (Anita) sudah meninggal," kata Lisawati, saat dikonfirmasi, Rabu (04/12/2019) sore

"Kami baru tahu keberadaannya setelah muncul beritanya jika ia sakit, dan kasihan dia ternyata dipasung. ”

Baca juga: Kakak Adik Dipasung di Gubuk Sempit di Pedalaman Manggarai Timur

Kondisi rumah memprihatinkan

Sejumlah rekan Anita saat sekolah di SMP Negeri 2 Bua Ponrang datang menjenguknya untuk memberikan sumbangan dana guna memenuhi kebutuhan hidupnya di rumah Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Luwu, Rabu (04/12/2019)Muh. Amran Amir Sejumlah rekan Anita saat sekolah di SMP Negeri 2 Bua Ponrang datang menjenguknya untuk memberikan sumbangan dana guna memenuhi kebutuhan hidupnya di rumah Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Luwu, Rabu (04/12/2019)
Melihat kondisinya yang memprihatinkan, Lisawati berharap semoga pemerintah lebih perhatian dan bukan hanya fokus dengan kondisi anaknya tetapi juga dengan kondisi keluarganya yang betul-betul butuh perhatian.

“Waktu kami tiba, kami langsung masuk ke kamarnya yang bersentuhan langsung dengan ruang dapur, kami melihat kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, kasihan hidupnya, mana lagi bapaknya yang sakit, keluarga ini sangat butuh perhatian dari berbagai pihak terutama pemerintah,” ujar Lisawati.

Salah seorang rekan lainnya, Adel Andi Tadda mengatakan jika Anita saat ini menjadi perbincangan warganet di daerahnya bahkan kisahnya menjadi viral di media sosial.

“Maafkan kami yang baru sempat menjenguk, bukan karena kisahmu yang lagi viral, tapi kami baru tahu bahwa ternyata kamu mengalami sakit yang sangat berat, semoga kehadiran kami bisa membuka sedikit memorimu tentang kita di masa lalu, cepatlah pulih masa depan cerah menantimu,” ucap Adel.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X