Lokalisasi Lembah Durian di Kalteng Resmi Ditutup

Kompas.com - 04/12/2019, 22:26 WIB
Wakil Bupati Sugianto Panala Putra menandatangani deklarasi Kabupaten Barito Utara bebas lokalisasi prostitusi 2020, di halaman kantor bupati di Muara Teweh, Rabu (4/12/2019). ANTARA/Dokumen pribadiWakil Bupati Sugianto Panala Putra menandatangani deklarasi Kabupaten Barito Utara bebas lokalisasi prostitusi 2020, di halaman kantor bupati di Muara Teweh, Rabu (4/12/2019).

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, resmi menutup lokalisasi yang dikenal dengan nama Lembah Durian atau Merong di kilometer 3,5 Jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu, Kalteng, Rabu (4/12/2019).

Penutupan ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi "Kabupaten Barito Utara Bebas Lokalisasi Prostitusi" di halaman kantor bupati setempat di Muara Teweh.

Baca juga: Gambirlangu, Lokalisasi Tertua di Kendal Resmi Ditutup

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Permana Setiawan, Sekda Jainal Abidin, pejabat, serta tokoh masyarakat lainnya.

Bupati Barito Utara Nadalsyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, penutupan sebagai tindak lanjut program yang dicanangkan pemerintah pusat yaitu bebas lokalisasi tahun 2019.

"Dalam rakor tersebut menghasilkan komitmen bersama oleh seluruh peserta rapat koordinasi nasional untuk menutup lokalisasi di wilayahnya masing–masing," ujar dia.

Ia mengatakan, dampak dari keberadaan lokalisasi sangatlah luas. Di antaranya ancaman penyebaran penyakit menular seksual, di mana saat ini banyak orang yang menderita atau bahkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat.

Kemudian berbagai bentuk kemaksiatan lain yang mengiringi dunia prostitusi adalah minuman keras, narkoba, judi, penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan.

"Jadi sekali lagi, lokalisasi prostitusi ditutup tidak hanya sebatas masalah kemaksiatan, tetapi banyak faktor lain yang mengikutinya dan membawa dampak sosial lebih luas serta mengganggu kesejahteraan keluarga pada akhirnya," ujar dia.

Baca juga: Ali Sadikin dan Kontroversi Lokalisasi Kramat Tunggak  

Satpol PP dan Damkar Barito Utara diminta agar berkerja sama dengan pihak Polres Barito Utara untuk melakukan pengawasan dan penertiban setelah penutupan ini.

"Ada hal penting yang perlu di pikirkan bersama, yaitu dampak dari penutupan lokalisasi prostitusi ini, akan terjadi perubahan pola perekonomian masyarakat sekitar lokalisasi atau masyarakat terdampak sehingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait perlu mengantisipasi dengan adanya kebijakan berbasis ekonomi," kata Sugianto.

"Oleh sebab itu, meski para penghuni lokalisasi ini dipulangkan, pemerintah tetap harus memperhatikan masyarakat terdampak, melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Sugianto menambahkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X