Warga di Rokan Hulu Diminta Mengungsi Saat Sungai Meluap

Kompas.com - 04/12/2019, 20:21 WIB
Permukiman warga dan jalan lintas di Kota Pasir Pengaraian, Kabupaten Rohul, Riau, digenangi banjir akibat luapan air Sungai Rokan Kanan, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.COM/IDONPermukiman warga dan jalan lintas di Kota Pasir Pengaraian, Kabupaten Rohul, Riau, digenangi banjir akibat luapan air Sungai Rokan Kanan, Selasa (3/12/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejak sepekan terakhir, beberapa aliran sungai, seperti Sungai Rokan Kiri dan Sungai Rokan Kanan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, sering meluap.

Luapan air sungai itu menjadi pemicu terjadinya banjir di permukiman warga, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS).

Oleh sebab itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mengimbau, masyarakat untuk mengungsi pada saat air sungai meluap.

Imbauan itu menyusul dengan adanya seorang bocah berusia empat tahun hanyut terseret arus sungai yang sedang meluap, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Terpeleset Saat Hendak Mandi di Sungai, Bocah di Rokan Hulu Hanyut

"Kami meminta warga yang tinggal daerah tepi sungai untuk sementara waktu mengungsilah dulu. Tapi, kalau air udah surut baru kembali ke rumah," ucap Sekretaris BPBD Rohul, Afrizal saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Dia menyarankan, warga mengungsi ke posko pengungsian yang telah didirikan BPBD dan juga Polres Rohul.

Karena, sambung Afrizal, tidak bisa dipastikan kapan air sungai naik. Kadang naik siang atau pun malam.

Sehingga dikhawatirkan warga terjebak di dalam rumah pada saat sungai meluap.

"Kita kan enggak tahu kapan hujan turun di bagian hulu sungai. Tapi, saat ini, cuaca di hulu sungai di Sumatera Barat masih terjadi hujan, dan airnya mengalir ke tempat kita. Baru kemarin banjir turun. Tapi sekarang naik lagi," sebut Afrizal.

Agar tidak timbul korban jiwa akibat banjir, dia meminta warga supaya segera mengungsi.

Baca juga: Begini Sulitnya Menyalurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Rokan Hulu

"Kalau bisa warga mengungsi dulu, karena kami sudah bikin tenda pengungsian. Tapi masyarakat sekarang enggak mau ninggalin rumah. Tapi, kalau masih mau bertahan di rumah juga, kami minta berhati-hati. Kemudian siapkan pelampung pribadi seperti benen dan sebagainya," tutup Afrizal.

Diketahui, banjir disejumlah wilayah di Rohul terjadi sejak, Minggu (24/12/2019) lalu, akibat luapan air sungai. 

Banjir mulanya terjadi di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah. Setelah itu genangan air mengarah ke Kota Pasir Pengaraian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Regional
Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X