Oknum PNS Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 04/12/2019, 19:57 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi korban pemerkosaan

NGAWI, KOMPAS.com – LS (50) warga Ngawi tersangka kasus pemerkosaan terhadap gadis penderita keterbelakangan mental yang masih di bawah umur terancam hukuman 20 tahun.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP M Khoirul Hidayat mengatakan, hukuman tersebut lebih berat dikarenakan pemberatan hukuman 1/3 dari ancaman hukuman dengan berlakunya  PERPU No 1 tahun 2016.

“Hukumannya diperberat dari ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara  ditambah sepertiga dari ancaman itu,” ujar M Khoirul Hidayat di ruang kerjanya Rabu (04/12/2019).

Polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 81 ayat 2 atau pasal 82 ayat 1 UURI no 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU No 1 tahun 2016 tentang  perubahan kedua  UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang Undang.

Baca juga: Sebelum Ditangkap, Oknum PNS Samsat Sempat Hapus File Daur Ulang STNK Kedaluwarsa

 

Dalam pasal tersebut, pelaku terancam hukuman 5 hingga 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar. 

“Mestinya tersangka ini harus melindungi korban, apalagi korban korban juga bersekolah di situ,” kata Khoirul.

Sebelumnya  LS ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (02/12) terai kasus pemerkosaan terhadap IL (17) yang tak lain adalah tetangga korban. 

Korban diperkosa di kamar setelah dibujuk saat lewat di depan rumah pelaku. 

Pelaku  memberi uang Rp 30.000 kepada korban setelah melakukan aksi bejatnya agar tidak memeberitahukan kepada siapa pun.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Baca juga: Tertangkap Buat SIM dan STNK Palsu, Oknum PNS Samsat Ini Mengaku Untung Rp 700.000

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Regional
Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Regional
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Regional
Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Regional
Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Regional
Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Regional
Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Regional
Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Regional
Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Regional
Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Regional
Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Regional
Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Regional
Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Regional
Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Regional
Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X