7 Jam Terganggu Longsor, Akses Jalan Sumbar-Riau Kembali Lancar

Kompas.com - 04/12/2019, 19:42 WIB
Akses jalan Sumbar-Riau di Limapuluh Kota kembali lancar setelah ditimbuni longsor, Rabu (4/12/2019) Dok: BPBD Limapuluh KotaAkses jalan Sumbar-Riau di Limapuluh Kota kembali lancar setelah ditimbuni longsor, Rabu (4/12/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Sempat terganggu selama 7 jam, akhirnya akses jalan Sumbar-Riau di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali lancar.

Akses jalan sempat buka tutup mulai Rabu (4/12/2019) pukul 10.00 WIB akibat longsor yang terjadi di Jembatan Dua, Nagari Ulua Aia, Kecamatan Harau.

"Sekitar pukul 17.00 WIB tadi akses jalan sudah lancar kembali setelah petugas membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol, saat dihubungi Kompas.com, Rabu sore.


Baca juga: Longsor di Limapuluh Kota, Akses Jalan Sumbar-Riau Buka Tutup

Rahmadinol menyebutkan, setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya longsor di Jembatan Dua, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi.

Dengan dibantu personel dari Damkar, TNI/Polri dan masyarakat, serta dua alat berat akhirnya akses jalan kembali lancar pada pukul 17.00 WIB.

"Ada 70 personel yang ikut membantu dengan dua alat berat dari PU," kata Rahmadinol.

Pihaknya agak kesulitan membersihkan material longsor karena memiliki ketebalan hingga 3 meter dengan panjang 15 meter.

"Setelah hampir 7 jam bekerja akhirnya akses jalan utama Sumbar-Riau itu kembali lancar. Sebelum lancar, tim Damkar membersihkan jalan dengan menyiraminya dengan air sehingga jalan kembali mulus," kata Rahmadinol.

Baca juga: Galian Pasir di Cianjur Longsor, Satu Pekerja Tertimbun, Evakuasi Ditunda

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sejak Rabu (4/12/2019) pagi menyebabkan terjadinya longsor di Jembatan Dua, Nagari Ulua Aia, Kecamatan Harau.

Akibat longsor itu, akses jalan Sumbar-Riau terganggu karena material jalan menutupi sebagian badan jalan.

Petugas terpaksa mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah 'Atap' Kampung Belajar Tanoker

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah "Atap" Kampung Belajar Tanoker

Regional
Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X