13.700 Anjing Dibunuh untuk Dikonsumsi, Pemkot Solo Akan Kumpulkan Seluruh Penjual

Kompas.com - 04/12/2019, 19:31 WIB
Ilustrasi anjing liar. SHUTTERSTOCKIlustrasi anjing liar.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan mendata jumlah penjual daging anjing di Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta dalam melakukan pendataan ini.

"Kita sudah meminta Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kota Surakarta untuk melakukan pendataan kepada mereka (penjual daging anjing)," kata Rudy ditemui di kantornya, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Pemkot Solo Cari Solusi agar Penjual Daging Anjing Beralih Profesi

Setelah didata, para penjual daging anjing tersebut akan dikumpulkan dengan maksud untuk memikirkan bersama mencari solusi agar tidak berjualan daging anjing.

"Mungkin bisa per kecamatan atau semuanya kita undang untuk berpikir bersama mencari solusi. Itu penting," ujar dia.

Menurut Rudy, pertemuan itu sangat penting karena sebagai salah satu sarana untuk memecahkan masalah bersama terkait penyelesaian penjualan daging anjing di Solo.

Pihaknya berharap, dengan adanya pertemuan atau musyawarah bersama dalam memecahkan solusi tersebut tidak muncul permasalahan baru di kemudian hari.

"Jadi, kita carikan solusi. Teman-teman kita ajak duduk bareng pasti mau kok," tutur Rudy.

Untuk mencari solusi yang tepat agar penjual daging anjing beralih profesi lain, Pemkot juga akan meminta masukan dari para komunitas pecinta anjing di Solo.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta Weny Ekayanti mengatakan, bukan kewenangannya melarang perdagangan daging anjing di Solo. Pasalnya, anjing bukan hewan ternak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X