Dispendik Jatim Jamin Pendidikan Atlet Senam SEA Games yang Dipulangkan

Kompas.com - 04/12/2019, 18:28 WIB
Ibu SAS menunjukkan beberapa bukti penghargaan yang pernah diraih SAS. KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIMIbu SAS menunjukkan beberapa bukti penghargaan yang pernah diraih SAS.

SURABAYA, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjamin pendidikan SAS (17), atlet senam yang dikeluarkan dari Pelatnas jelang SEA Games Filipina 2019.

Pemprov Jawa Timur membolehkan SAS memilih sekolah tingkat SMA yang bisa membuatnya nyaman dan terus bisa berprestasi.

Kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Hudiyono, perlakuan khusus kepada SAS karena yang bersangkutan adalah atlet berprestasi.

"Prestasinya kurang apa lagi, dia atlet nasional, atlet pelatnas yang disiapkan untuk SEA Games," katanya, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Atlet Senam yang Dituding Tak Perawan Jalani Pemeriksaan Psikologis

SAS sendiri sebelumnya sudah menyatakan akan pindah sekolah dari SMA swasta di Gresik ke kampung halamannya di Kediri setelah ramai diberitakan dia dikeluarkan dari Pelatnas karena tidak perawan.

Hal itu ditanyakan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada SAS di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin lalu.

"Dia ingin pindah sekolah di Kediri dan Wali Kota Kediri melaporkan ada SMA negeri yang siap menampung SAS," ujar Khofifah saat itu.

Baca juga: 7 Fakta Lengkap Atlet Senam SEA Games Dipulangkan karena Dituduh Tak Perawan

Dituding tidak perawan

Seperti yang diberitakan sebelumnya, SAS (17), atlet senam asal Kediri yang tengah bersekolah di SMA Negeri 1 Kebomas, gagal berangkat menuju SEA Games di Filipina lantaran dituding sudah tidak perawan.

Pihak cabor meminta keluarga menjemput SAS di tengah proses pelatnas di Gresik. SAS dan keluarga sempat meminta pelatih untuk meminta maaf atas tuduhan tersebut.

Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menuturkan, persoalan pemulangan atlet tersebut bukan terkait masalah keperawanan, melainkan tindakan indisipliner sang atlet. 

Baca juga: Emil Dardak: Isu Keperawanan Atlet Tak Sepantasnya Jadi Konsumsi Publik



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Regional
17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

Regional
Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Regional
Hasil Survei 2 Lembaga, Andi Harun-Rusmadi Ungguli 2 Pesaingnya di Pilkada Samarinda

Hasil Survei 2 Lembaga, Andi Harun-Rusmadi Ungguli 2 Pesaingnya di Pilkada Samarinda

Regional
Konflik Internal, Kader PDI-P di Kabupaten Malang Alihkan Dukungan ke Paslon Lain

Konflik Internal, Kader PDI-P di Kabupaten Malang Alihkan Dukungan ke Paslon Lain

Regional
Dari 10 Lembaga Survei di Pilkada Surabaya, 7 Unggulkan Eri Cahyadi-Armuji, Sisanya Machfud Arifin-Mujiaman

Dari 10 Lembaga Survei di Pilkada Surabaya, 7 Unggulkan Eri Cahyadi-Armuji, Sisanya Machfud Arifin-Mujiaman

Regional
Bobol Kotak Amal Masjid dan Minimarket di Kudus, Sepeda Motor Pelaku Dibakar Warga

Bobol Kotak Amal Masjid dan Minimarket di Kudus, Sepeda Motor Pelaku Dibakar Warga

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Lurah dan Camat Terancam Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Lurah dan Camat Terancam Dicopot

Regional
Banjir di Perumahan De Flamboyan Medan, 5 Orang Ditemukan Meninggal

Banjir di Perumahan De Flamboyan Medan, 5 Orang Ditemukan Meninggal

Regional
'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya, karena Tanpa Koordinasi dengan Saya'

"Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya, karena Tanpa Koordinasi dengan Saya"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X