Pemkot Solo Cari Solusi agar Penjual Daging Anjing Beralih Profesi

Kompas.com - 04/12/2019, 18:10 WIB
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo ditemui di kantornya, Rabu (4/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo ditemui di kantornya, Rabu (4/12/2019).

SOLO, KOMPAS.com — Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo akan berkoordinasi dengan Bagian Hukum dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Surakarta untuk menyikapi peredaran daging anjing di Solo, Jawa Tengah.

Hal itu menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar pemda membuat peraturan larangan mengonsumsi daging anjing.

"Masalah itu akan kita koordinasikan. Kita akan buat kajian mendalam," kata Rudy ketika ditemui di kantornya, Rabu (4/12/2019).

Kajian mendalam tersebut untuk mencarikan solusi yang tepat bagi para penjual daging anjing agar beralih profesi lain.

Rudy mengatakan, Pemkot bisa saja menutup usaha para penjual daging anjing dengan memberikan uang ganti rugi.

Namun, untuk jangka panjang, para pedagang akan kesulitan untuk berjualan demi menghidupi keluarga.

"Ada atau tidak perda larangan mengonsumsi daging anjing, Pemkot tetap akan mencarikan solusi kepada para penjual agar tidak lagi berjualan daging anjing," kata Rudy.

Menurut Rudy, Solo merupakan kota strategis yang berada di bagian tengah di antara daerah lain di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

Rudy tak menampik bahwa banyak penjual daging anjing yang ditemukan di Solo.

"Kita sepakat teman-teman tidak boleh berjualan daging anjing. Namun, tidak perlu dikaitkan dengan yang macam-macam. Kita akan carikan solusi. Kalau (Solo) tidak ada yang nyetorin, ya tidak ada yang jualan," ucap Rudy.

Baca juga: Strategi Wali Kota Solo Agar Penjual Daging Anjing Beralih Profesi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Ibu Mengamuk Bawa Pisau di Kantor Disdukcapil, Diduga Ditipu Calo E-KTP

Video Viral Ibu Mengamuk Bawa Pisau di Kantor Disdukcapil, Diduga Ditipu Calo E-KTP

Regional
Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

Regional
Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Regional
Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Regional
Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Regional
Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Regional
Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Regional
Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Regional
Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Regional
5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

Regional
Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Regional
Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X