Hidupi 3 Anak, Wanita Single Parent Ini Nekat Edarkan Sabu

Kompas.com - 04/12/2019, 15:50 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim Macan Satresnarkoba Polrestabes Makassar mengamankan seorang wanita berinisial E (32) usai ketahuan menjadi pelaku pengedar narkoba di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (3/12/2019) sore. 

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika mengungkapkan, pelaku mengedarkan narkoba jenis sabu sembari menyamarkan aktivitasnya itu dengan menjual gorengan. 

Saat ditangkap, wanita berstatus janda dan memiliki tiga anak itu bersembunyi di dalam kamar mandi. 

Baca juga: Diduga Hendak Edarkan Sabu, WN Malaysia Ditangkap di Medan

"Setelah digeledah seisi kamar terduga pelaku, ditemukan satu paket besar di belakang foto keluarga dan 14 saset dalam bungkusan kopi yang disembunyikan di seragam sekolah milik anak terduga pelaku yang tergantung di kamar," kata Diari, saat rilis kasus ini, Rabu (4/12/2019).

Diari menuturkan, E terjun ke dunia narkotika sejak sebulan yang lalu.

Menurutnya, perceraian E dengan suami dua tahun silam membuat pelaku tak lagi bisa membiayai tiga anaknya dengan hanya mengandalkan hasil jualan gorengan. 

"Dia singel parents. Dulunya dia jualan gorengan. Motif dia untuk menafkahi dirinya bersama ketiga anak lelakinya. Modusnya menawarkan, menjual dan mengedarkan narkotika jenis sabu," imbuh Diari.

E mendapatkan barang narkoba untuk dijual dari seseorang yang berasal dari kampung Sapiria, Kecamatan Tallo, Makassar. 

Baca juga: Satu Kurir Sekaligus Pengedar Narkoba Jenis Sabu di Tulungagung Ditangkap Polisi

Kampung tersebut memang dikenal sebagai kampung narkoba di Makassar. Untuk itu, ia mengatakan penyidik akan melakukan pengembangan terkait bandar E. 

"Barangnya diambil dari Kampung Sapiria, dia pemain baru. Kami akan lakukan pengembangan lagi untuk menangkap bandar-bandar atasnya ini," ucap Diari.

Pelaku kini berada di sel tahanan Polrestabes Makassar. Ia disangkakan Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 114 Ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X