Bupati Karawang Minta Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Ulang

Kompas.com - 04/12/2019, 15:09 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana KOMPAS.COM/FARIDABupati Karawang Cellica Nurrachadiana

KARAWANG, KOMPAS.com - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta pemerintah pusat mengkaji kembali soal penghapusan jabatan eselon III dan IV.

Ia ingin peralihan menggunakan teknologi atau kecerdasan buatan dilakukan bertahap.

Pada prinsipnya, kata Cellica, pemerintah daerah taat dengan kebijakan pemerintah pusat. Hanya saja, ia ingin ada kajian menyeluruh.

"Harapan kami dikaji dulu, dikaji ulang. Kecuali mungkin untuk jabatan-jabatan yang sifatnya administrasi yang bisa diselesaikan dengan teknologi," kata Cellica, ditemui di acara lepas sambut Dandim 0604 Karawang, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Karawang Belum Siap Hapus Jabatan Eselon III dan IV

Sebab, menurut Cellica, jabatan teknik tidak bisa dihilangkan begitu saja, lantaran harus bertatap muka langsung dengan pemangku kepentingan.

Terlebih, para pejabat eselon III dan IV di daerah mempunyai harapan jenjang karir, yang beban kerjanya disesuaikan secara struktural.

Alih-alih membabat habis jabatan eselon III dan IV, Cellica justru berharap ada peningkatan kompetensi penguasaan teknologi. Sehingga, mereka bisa dipekerjakan ke bidang lain, tanpa ada penghapusan jabatan.

"Harapan saya ada klasifikasi mana yang harus dihilangkan banget, mana yang bertahap. Karena tidak semua bagian dapat diselesaikan dengan teknologi," ujar dia.

Cellica menyebut, menyongsong revolusi industri 4.0, pemerintah terus melakukan inovasi, dengan melakukan pemangkasan birokrasi.

Pegawai administrasi yang bisa diselesaikan dengan teknologi bakal dihilangkan. Ini akan berdampak pada sistem birokrasi di Indonesia.

"Tapi tentunya masih perlu kajian. Sehingga tahun 2020 pemprov akan melakukan kajian terkait isu penghapusan jabatan III dan IV," ujar Cellica.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X