Begini Sulitnya Menyalurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Rokan Hulu

Kompas.com - 04/12/2019, 14:46 WIB
Petugas kepolisian Polres Rohul dan Polsek Bonai Darussalam memuat bantuan sembako ke dalam pompong untuk disalurkan kepada korban banjir di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Senin (2/12/2019). KOMPAS.COM/IDONPetugas kepolisian Polres Rohul dan Polsek Bonai Darussalam memuat bantuan sembako ke dalam pompong untuk disalurkan kepada korban banjir di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Senin (2/12/2019).

Sementara itu, sudah lebih dari sepekan dikepung banjir, warga di Desa Kasang Padang dan Desa Teluk Sono belum kebagian bantuan sembako.

Sebab, akses menuju dua desa itu terputus genangan banjir. Sehingga, perangkat desa kesulitan menjemput bantuan yang masih tertumpuk di Kantor Kecamatan Bonai Darussalam.

Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Bonai Darussalam, Ahmad Yani menyampaikan, bahwa hari ini pihak desa akan menjemput bantuan tersebut. 

"Informasinya hari ini akan dijemput sama pihak Desa Teluk Sono dan Desa Kasang Padang. Untuk akses memang masih sulit dilalui," sebut Yani saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Sementara itu, memasuki pekan kedua banjir merendam rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Bonai Darussalam.

Dua desa yang masih terdampak, yaitu Desa Bonai dan Desa Kasang Padang. Selain merendam rumah warga warga, banjir juga menggenangi empat sekolah sehingga sekolah diliburkan.

Namun, warga yang dikelilingi kebun sawit  perusahaan itu masih bertahan di tengah kepungan banjir. 

Mereka tidak mau mengungsi dengan alasan karena sudah biasa setiap tahun dilanda banjir. Bahkan, beberapa warga masih beraktivitas menggunakan perahu.

Diberitakan sebelumnya, banjir mengepung ribuan rumah warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rohul, Riau. Banjir tersebut terjadi sejak, Minggu (24/11/2019) lalu.

Luapan air sungai menjadi pemicu banjir tersebut. Sebab, curah hujan di bagian hulu sungai di wilayah Sumatera Barat sangat tinggi.

Banjir yang menggenangi rumah warga, tercatat sebanyak 1,940 KK. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 sampai tiga meter.

Di beberapa titik, banjir nyaris menenggelamkan rumah warga. Termasuk di jalan lintas provinsi penghubung Riau-Sumut terdapat enam titik banjir.

Sehingga, ruas jalan hanya bisa dilewati truk-truk tronton.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seputar Aksi Tolak Omnibus Law, Nyaris Bentrok di UIN Sunan Kalijaga hingga Kantor Ganjar 'Disita'

Seputar Aksi Tolak Omnibus Law, Nyaris Bentrok di UIN Sunan Kalijaga hingga Kantor Ganjar "Disita"

Regional
'Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah, 3 Anak Masih Kecil-kecil'

"Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah, 3 Anak Masih Kecil-kecil"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu' | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

[POPULER NUSANTARA] "Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu" | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

Regional
Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X