Buku Nikah di KUA Rawan Dicuri, Ini Antisipasi Kemenag Surakarta

Kompas.com - 03/12/2019, 19:35 WIB
Ilustrasi buku nikah di Indonesia. SHUTTERSTOCK/RAHADIANPERWIRANEGARAIlustrasi buku nikah di Indonesia.

SOLO, KOMPAS.com - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta mengintensifkan pengamanan terhadap Kantor Urusan Agama (KUA) di Solo, Jawa Tengah.

Hal tersebut untuk mengantisipasi pencurian buku nikah seperti yang terjadi di KUA Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu kemarin.

"Lebih kita intensifkan sistem pengamanan," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta, Mustain Ahmad saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Menurut Mustain, sistem pengamanan ini dilakukan dengan cara mengefektifkan keberadaan petugas keamanan di setiap KUA.


Baca juga: Beda dengan Buku Nikah, Ini Cara Pembuatan dan Manfaat Akta Perkawinan

Disamping itu, lanjut dia, pengamanan juga dilakukan dengan cara memasang kamera Closed Circuit Television (CCTV).

"Kita menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam pengelolaan barang milik negara (termasuk buku nikah)," terang Mustain.

Disebutkan, ada lima KUA tersebar di lima kecamatan di Solo. Kelima kecamatan itu, yakni Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Banjarsari dan Jebres.

Baca juga: 79 Buku Nikah Dicuri, KUA Sragen Pasang Teralis Besi

Upaya pengamanan buku nikah

Terpisah, Kepala KUA Banjarsari, Basir mengatakan, telah menyiapkan tempat khusus berupa brankas yang ditanam di tembok kantor untuk menyimpan buku nikah.

"Sudah ada brankas di kantor untuk menyimpan buku nikah supaya tetap aman," jelasnya.

Basir juga menambahkan, pihaknya selalu menjaga lingkungan masyarakat sekitar KUA dengan baik. Sebab, lokasi KUA Banjarsari berada di tengah pasar yang selalu banyak orang melintas.

"Walaupun tempat kita di tengah pasar, Insya Allah kalau dengan lingkungan sekitar baik semuanya akan aman," katanya.

Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Kasus 79 Buku Nikah Hilang di Sragen

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X