Ini Kronologi Penembakan Pria Bersenjata yang Tembaki Polisi di Aceh

Kompas.com - 03/12/2019, 18:42 WIB
Ilustrasi peluru RockatanskyIlustrasi peluru

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Polres Lhokseumawe menggelar konferensi pers terkait penembakan pria yang membawa senjata dan bom di Aceh. 

Pria tersebut yakni DA (30) alias Raman Teuntra. Dia ditembak polisi pada Minggu (1/12/2019) malam di Desa Peunteut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang merincikan peristiwa penembakan itu.

Menurut dia, hal itu berawal dari kasus pengibaran bendera hijau bergambar pedang dan bulan, yang diketahui adalah bendera Pasukan Pedang, Sawang. 

Bendera itu dikibarkan di tiang bendera SDN 17 Sawang pada Sabtu 22 November 2019. Pada sisi tiang bawah dipasang perangkat yang diduga sejenis bom rakitan.

Baca juga: Pria dengan Senjata dan Bom di Badan Ditembak Polisi di Aceh

 

Teror di SD Sawang

“Informasi ini lalu kita tindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan tim penjinak bom Brimob. Lokasi itu kita sterilkan,” kata Indra.

Lalu, pada 25 November 2019 sekitar 21.00 WIB polisi menerima informasi salah satu bangunan SDN 17 Sawang dibakar pelaku.

“Setelah itu, Bapak Kapolda Aceh membentuk tim untuk mengungkap teror dan pembakaran gedung sekolah itu,” kata Indra.

Berikutnya pada 29 November 2019, pelaku mengunggah postingan bernada ancaman bagi TNI/Polri di akun facebook Armada Aceh Aceh.

Bahkan, pelaku memosting foto lengkap dengan kostum layaknya siap tempur.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak lalu memerintahkan agar polisi segera menangkap pelaku.

Baca juga: Usai Diotopsi, Jenazah Hakim PN Medan Langsung Dibawa ke Aceh

Penangkapan pelaku

Pada, 1 November 2019, pukul 17.00 WIB , tim yang berjumlah 100 personil bergerak ke Sawang. Kemudian pukul 18.30 WIB tim mulai melakukan pengintaian di titik yang akan dilewati pelaku DA.

“Tepat pukul 19.00 WIB, RA terdeteksi melewati lokasi tersebut lengkap dengan atribut senjata dan mengenakan rompi yang sama persis seperti yang diposting di media sosial," kata Indra. 

"Kemudian petugas berusaha menyergap, namun pelaku berusaha kabur sambil menembak kea rah polisi.” 

Saat itulah terjadi kontak senjata hingga pelaku terjatuh di area persawahan.

Saat mendekati pelaku DA, polisi kembali ditembaki dengan senjata oleh DA. Namun tembakan DA meleset. Tak lama kemudian pelaku diketahui sudah tewas.

Baca juga: Pria Bersenjata yang Ditembak Pernah Tulis Ancaman untuk TNI dan Polri

Diduga bawa bom

Karena diduga rompi berisi bahan peledak, polisi lalu mendatangkan tim penjinak bom dari Brimob.

Setelah dipastikan steril barulah jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara.

“Lalu diserahkan ke keluarga,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan DA ditembak polisi di Desa Peunteut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Barang bukti yang disita satu senjata api rakitan, selembar bendera dan satu granat.

Baca juga: Desersi dan Terlibat Kasus Narkoba, 2 Polisi di Aceh Utara Dipecat

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X