Kompas.com - 03/12/2019, 17:29 WIB
Polisi menunjukkan lima pelaku pencurian kayu beserta barangbukti kayu jati berukuran besar di Mapolres Blora, Jawa Tengah, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOPolisi menunjukkan lima pelaku pencurian kayu beserta barangbukti kayu jati berukuran besar di Mapolres Blora, Jawa Tengah, Selasa (3/12/2019).

BLORA, KOMPAS.com - Petugas gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora dan Perhutani KPH Cepu mengungkap kasus illegal logging yang diotaki oleh mantan pegawai Perhutani.

Dari aksi pencurian kayu jati milik negara tersebut, petugas meringkus lima pelaku berikut barangbukti kayu jati hasil pencurian yang diangkut menggunakan truk.

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang mengatakan, komplotan maling kayu yang diduga sudah lama berulah itu melakukan penebangan liar di lokasi hutan petak 7091 RPH Cabak, BKPH Cabak, KPH Cepu, masuk wilayah Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Blora.

Identitas kelima pelaku yang ditahan yaitu Legiyono, warga Kabupaten Rembang dan empat pelaku lainnya asal Kecamatan Jiken, Blora, yakni Budiyono alias Petruk, Heri, Sento serta Oktavian.

Baca juga: Puluhan Kayu Illegal Logging Ditemukan di Kebun Cokelat di Tanggamus

Anang menuturkan, terbongkarnya kasus pembalakan liar ini berawal dari adanya informasi tentang aktivitas bongkar muat kayu jati yang mencurigakan di kawasan hutan wilayah KPH Cepu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan kemudian berpatroli menyisir kawasan hutan di sekitar Kecamatan Jiken, pada Jumat (8/11/2019) malam.

"Saat itu, kami temukan truk tanpa awak yang terparkir di tengah hutan. Setelah diperiksa ada 10 batang kayu jati glondongan berukuran besar di bak truk itu. Ternyata, para pelaku sudah kabur mengetahui kedatangan petugas," kata Anang, Selasa (3/12/2019).

Tim Satreskrim Polres Blora selanjutnya melakukan penyelidikan hingga akhirnya lima dari sembilan komplotan pencurian kayu tersebut dibekuk di lokasi yang berbeda. 

"Lima pelaku kami amankan dan empat pelaku lainnya masih buron," kata Anang.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo menambahkan, kompotan pelaku illegal logging ini memiliki peran dan tugas masing-masing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X