BKSDA Datangkan Pawang untuk Usir Harimau yang Menyerang 5 Sapi

Kompas.com - 03/12/2019, 17:27 WIB
foto Dokumentasi BKSDA, lima ekor sapi dimangsa harimau Sumatera KOMPAS.COM/TEUKU UMARfoto Dokumentasi BKSDA, lima ekor sapi dimangsa harimau Sumatera


ACEH UTARA, KOMPAS.com - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mendatangkan pawang untuk mengusir harimau yang menerkam lima sapi milik warga di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe BKSDA Aceh Kamarudzaman mengtakan, pawang yang didatangkan adalah Syawarni Sabi dari Meulaboh, Aceh Barat.

Pawang tersebut telah mengusir harimau tersebut ke kawasan hutan.

"Semoga harimau tidak melintas lagi. Kami imbau warga juga berhati-hati. Jika melihat jejak tapak harimau di lokasi perkebunan, segera melaporkan ke BKSDA agar bisa segera kita atasi,” kata Kamarudzaman saat dihubungi, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Dua Warga Pasangkayu Diserang Buaya, Begini Kondisinya Saat Ditemukan

Proses pengusiran dilakukan menggunakan ritual yang hanya diketahui oleh pawang.

Saat ini, pawang itu telah kembali ke Meulaboh, Aceh Barat, setelah melakukan pengusiran harimau sumatera itu.

Pawang tersebut mengimbau warga memasang penerangan di lokasi kendang ternak, supaya harimau tidak mendekat ke kendang ternak.

Sebelumnya diberitakan, lima sapi warga dimangsa oleh harimau sumatera.

Bahkan, satu keluarga sempat mengungsi sementara waktu untuk menghindari serangan harimau.

Saat ini, warga sudah kembali ke rumah dan kembali beraktivitas di area perkebunan di pedalaman Aceh Utara tersebut.

Baca juga: Pria Bersenjata yang Ditembak Pernah Tulis Ancaman untuk TNI dan Polri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X