Viral Aksi Ibu Seret Anak 3 Tahun ke Bibir Sumur, Polisi Tangkap Pelaku

Kompas.com - 03/12/2019, 14:10 WIB
Nu (30), ibu yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak kandungnya mengaku khilaf di hadapan polisi yang menangkap dan kemudian memeriksanya. Tindakan NU diketahui melalui sebuah video yang viral di media sosial. NU menyiksa anaknya hanya karena kesal melihat anaknya merusak tanaman cabai milik tetangga mereka. KOMPAS.com/DASPRIANI Y. ZAMZAMINu (30), ibu yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak kandungnya mengaku khilaf di hadapan polisi yang menangkap dan kemudian memeriksanya. Tindakan NU diketahui melalui sebuah video yang viral di media sosial. NU menyiksa anaknya hanya karena kesal melihat anaknya merusak tanaman cabai milik tetangga mereka.

“Kita koordinasi lah sehingga penanganan kasus ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya, Selasa (3/12/2019)

Pemicunya sebetulnya hal sepele saja, sebut AKP Ismail, yakni  hanya karena anaknya merusak tanaman cabai milik tetangganya, ibu itu langsung hilang kendali.

Baca juga: Viral Video Sungai Bengawan Solo Berwarna Hitam Pekat, Penyaluran Air ke 12.000 Rumah Dihentikan

Polisi sesalkan perekam video

AKP Ismail juga menyesalkan viralnya video yang beredar tersebut.

“Harusnya yang merekam itu jangan langsung dilempar ke medsos, hendaknya bisa langsung diberikan kepada polisi sehingga kita bisa lebih cepat menanganinya," katanya. 

"Kami juga imbau kepada warga jika memiliki informasi melalui video sebaiknya langsung diberi kepada polisi, jangan disebar,” ujar AKP Ismail.

AKP Ismail juga menyebutkan bahwa Nu diketahui baru sekitar tiga bulan berdomisi di Gampong Pie.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Katanya sebelumnya dia berdomisili di Pidie, saat ini suaminya sedang berada di luar kota dan dia juga punya anak dengan usia satu tahun,” jelas AKP Ismail.

Saat ini NU masih menjalani proses pemeriksaan, dan dititipkan sementara di Rutan anak dan perempuan.

Dia dititipkan juga bersama anaknya yang masih berusia satu tahun karena masih menyusui.

 

 Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Viral Surat Mohon Lolos CPNS | Bayi Diterbangkan Angin Kencang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.