Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan di Agam Kembali Dilalui Kendaraan

Kompas.com - 03/12/2019, 13:25 WIB
Akses jalan di Tanjung Sani, Agam  yang sempat terputus akibat longsor kembali lancar kembali, Selasa (3/12/2019) Dok: Camat Tanjung RayaAkses jalan di Tanjung Sani, Agam yang sempat terputus akibat longsor kembali lancar kembali, Selasa (3/12/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Akses jalan di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang sempat tertutup material longsor pada Senin (2/12/2019) pukul 18.00 WIB, akhirnya dapat dilalui kendaraan.  

Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengatakan, petugas yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri dan Masyarakat sekitar berhasil membersihkan material longsor yang menutup sebagian ruas jalan selama kurang dari tujuh jam.

"Tim bergerak cepat membersihkan material longsor dengan menggunakan alat berat. Kebetulan kita masih dalam masa tanggap darurat bencana," kata Handria saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Banjir di Rokan Hulu Belum Surut, Kegiatan Belajar-Mengajar Diliburkan

Selain membersihkan material longsor, kata dia, petugas mengevakuasi satu keluarga yang rumahnya terancam terkena longsor.

"Warga yang dievakuasi tadi malam sudah kembali ke rumahnya. Rumahnya kemasukan lumpur tapi tidak banyak," kata Handria.

Kata dia, petugas tanggap darurat bencana masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi longsor maupun banjir kembali terjadi.

"Tim masih stand by pembersihan sisa-sisa material di jalan dan membantu membersihkan rumah warga yang terkena dampak longsor," pungkasnya.

Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor Landa Agam, Akses Jalan Terputus

Diberitakan sebelumnya, banjir dan longsor kembali menghantam Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (2/12/2019) sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, akses jalan di Jorong Batunanggai, Tanjung Sani terputus lantaran material longsor menutupi badan jalan..

Saat ini Kabupaten Agam masih ditetapkan status tanggap darurat terhadap bencana banjir bandang dan longsor hingga 5 Desember mendatang.

Kejadian itu menyebabkan 13 rumah, 1 madrasah, dan 1 masjid rusak. Selain itu akses jalan terputus akibat material longsor menutupi jalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X