Kompas.com - 03/12/2019, 07:38 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan. ShutterstockIlustrasi Kebakaran Hutan.

KETAPANG, KOMPAS.com = Perubahan iklim yang dialami hampir seluruh permukaan bumi telah menjadikan kondisi cuaca tak lagi bisa diprediksi.

Satu di antara faktor penyebabnya adalah peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia sejak pertengahan tahun ini.

Argitoe Ranting, Manager Lapangan IAR Indonesia mengatakan, berdasarkan laporan Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), kebakaran hutan dan lahan di Indonesia adalah yang terburuk sejak 2015, menghasilkan tidak kurang dari 708 juta ton karbon dioksida ekuivalen di atmosfer.

"Sebagian besar merupakan hasil dari kebakaran gambut. Angka ini hampir dua kali lipat emisi karbon yang dihasilkan dari kebakaran hutan Amazon," kata Argito dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com di Pontianak, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Musim Kering Lebih Lama, 313 Karhutla Terjadi di Bangka Belitung

Namun, karhutla di Indonesia tidak hanya berpengaruh pada perubahan iklim. Keanekaragaman hayati hutan rawa gambut Kalimantan juga turut terancam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inilah nasib buruk yang harus dihadapi oleh orangutan, primata ikonik Kalimantan, satu-satunya kera besar yang ada di Asia.

Kebakaran hutan besar-besaran yang menghancurkan hutan di Indonesia pada 2015 mengakibatkan banyak orangutan mati, dan sebagian besar lainnya kehilangan habitatnya, mendorong spesies ini ke jurang kepunahan dan memperburuk konflik dengan manusia.

"Orangutan yang terdesak keluar dari habitatnya yang hancur memasuki kebun-kebun warga di mana biasanya mereka akan terluka atau bahkan mati karena diserang manusia," tuturnya.

Kebakaran tahun ini juga menghancurkan populasi orangutan di Kalimantan. Sejak kebakaran yang diawali pada Juli 2019, IAR Indonesia telah menyelamatkan sembilan orangutan dari kawasan hutan yang terbakar.

“Pada 2015 kami menyelamatkan 44 orangutan dari habitatnya yang hancur dalam beberapa bulan bahkan setelah kebakarannya mereda,” ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.