Kisah Purwanto "Profesor Lebah" dari Yogyakarta, Temukan Madu Terbaik di Asia

Kompas.com - 03/12/2019, 07:20 WIB
Purwanto (65) Warga Desa Banaran, Playen, Gunungkidul, yang disebut Profesor lebah KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOPurwanto (65) Warga Desa Banaran, Playen, Gunungkidul, yang disebut Profesor lebah

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Asrinya hutan Wanagama di Desa Banaran, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menyimpan potensi madu yang cukup besar.

Penggagas budidaya madu adalah Purwanto (65), warga Dusun Banaran I, Desa Banaran, ini sudah puluhan tahun menggeluti madu dan dijuluki "Profesor Lebah". 

Purwanto menceritakan, sebagai petani kecil, ia bersama warga lainnya bertani tadah hujan khas warga Gunungkidul, seperti palawija saat musim kemarau dan padi saat musim hujan.

Tahun 1980-an, dirinya memelihara lebah madu untuk menambah penghasilan keluarga. 

Baca juga: Beruang Madu Rajin Serang Ternak Kambing dan Lebah, Warga Ketakutan

Pada medio 1983, Purwanto melihat lebah mengelilingi pohon akasia jenis mangium dan eukaliptus. Ia pun penasaran melihat banyaknya lebah yang berada di sekitar pohon setinggi 10-15 meter itu.

Beberapa waktu kemudian, dirinya melihat daun akasia yang masih basah terkena embun, dan menjilatnya, ternyata di sana muncul rasa manis.

"Lain hari mengecek. Sebenarnya makan apa tho lebah ini," kata Purwanto kepada wartawan, Senin (2/12/2019). 

Setelah dipelajari, ternyata lebah mengambil sari makanan dari nektar atau cairan manis yang muncul dari bunga atau daun.

"Saya lalu mengecek, keluarnya nektar ini dari mana. Daun muda diambil dari ujung daun dan kelopaknya," ujarnya. 

Rasa penasaran inilah yang membuat ia lantas menanyakan ke pengelola hutan Wanagama. Wanagama merupakan hutan penelitian milik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
Harga Cabai di Tegal Meroket

Harga Cabai di Tegal Meroket

Regional
Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X