Kisah Polisi di Lamongan yang Dirikan Jasa Antar Jemput Gratis Siswa Yatim Piatu

Kompas.com - 03/12/2019, 06:45 WIB
Salah seorang anggota yayasan berkas, saat menjalankan tugas mengantar siswi yatim-piatu ke sekolah. Dok. Yayasan BerkasSalah seorang anggota yayasan berkas, saat menjalankan tugas mengantar siswi yatim-piatu ke sekolah.

"Kebetulan saya sekarang menjabat sebagai Panit Lantas Polsek Babat, sehingga uang tunjangan jabatan inilah yang saya pakai untuk beli BBM dan uang saku kepada para siswa yatim piatu yang diantar-jemput," tutur Purnomo.

Selain mendapat layanan antar jemput, para siswa yatim piatu tersebut juga mendapatkan uang saku.

Setiap orang mendapat uang saku per hari Rp5.000.

Uang ini sengaja diberikan, guna memotivasi para siswa untuk semakin giat belajar dan menuntut ilmu di sekolah.

Menurut Purnomo, banyak juga di antara para guru yang menjadi tukang ojek itu malah memberikan biaya yang seharusnya untuk bensin motor mereka, untuk uang saku anak yatim piatu.

"Karena mereka mengaku sudah bersyukur mendapatkan pinjaman sepeda motor ke sekolah, meski harus menjadi ojek bagi para siswa yatim piatu," kata Purnomo.

Sementara, untuk proses perbaikan sepeda motor apabila mengalami kerusakan minor ataupun ganti oli, menurut Purnomo, sudah ada pihak donatur atau bengkel yang bersedia membantu tanpa dikenakan biaya sepeserpun.

Selain Purnomo, beberapa sosok lain yang terlibat dalam OGUS bagi siswa yatim piatu saat ini adalah Jiono (guru), Wahyudi, Sulis, Wahab (guru), dan juga seorang ibu guru bernama Miftah.

"Semoga kegiatan ini bisa mendukung progam pemerintah dalam hal wajib belajar. Meskipun  tidak seberapa, tapi kami pengin bisa berbuat demi sesama," kata Purnomo.

Baca juga: Ucapan Terima Kasih dan Doa Wawan untuk Pembaca Kompas.com

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Regional
Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

Regional
Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Regional
Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Regional
Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X