Pejabat Eselon II hingga IV di Madium 'Dijemur' 3 Jam Sebelum Dilantik

Kompas.com - 02/12/2019, 21:37 WIB
Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing menjemur ratusan aparatur sipil negara yang hendak dilantik sebagai pejabat selama dua hingga tiga jam di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kota Caruban, Senin (2/12/2019) KOMPAS.COM/Humas Pemkab MadiunBupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing menjemur ratusan aparatur sipil negara yang hendak dilantik sebagai pejabat selama dua hingga tiga jam di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kota Caruban, Senin (2/12/2019)

MADIUN, KOMPAS.com — Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing memiliki tradisi unik saat melantik para pejabat eselon II hingga pejabat eselon IV.

Ratusan para pejabat yang hendak dilantik dijemur di bawah terik matahari selama dua sampai tiga jam di halaman Kantor Pemkab Madiun.

"Saya jemur mereka dua hingga tiga jam agar mereka juga merasakan bagaimana warga kepanasan menunggu kehadiran para pejabat untuk membangun di Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Kaji Mbing kepada Kompas.com, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Rotasi di Pemprov Jateng, Ganjar Minta Pejabat Eselon II Tancap Gas

Kaji Mbing berharap pejabat yang telah dilantik bisa segera bekerja untuk masyarakat.

"Bagi yang dilantik utamakan kebersamaan. Masyarakat menunggu kehadiran pemerintah menciptakan kerja nyata untuk mereka,” jelas Kaji Mbing.

Baca juga: Terbukti Pungli, Tiga Pejabat Eselon IV di Semarang Dicopot

Bagi Kaji Mbing, lamanya pejabat yang dijemur di bawah terik sinar matahari bekerja profesional, dan menghindari tidak pidana korupsi.

"Saya sengaja baru melantik pejabat-pejabat ini setelah setahun lebih memimpin Kabupaten Madiun. Saya tidak ingin salah menunjuk orang seperti memilih kucing dalam karung," imbuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X