Banjir dan Tanah Longsor Landa Agam, Akses Jalan Terputus

Kompas.com - 02/12/2019, 21:18 WIB

 

PADANG, KOMPAS.com - Banjir dan tanah longsor kembali terjadi di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (2/12/2019) sore.

Akibatnya, akses jalan di Jorong Batunanggai, Tanjung Sani terputus lantaran tertimbum material longsor.

"Hujan sejak sore hari dengan intensitas tinggi telah menyebabkan banjir dan longsor di Tanjung Sani. Tim sudah bergerak ke lokasi," kata Kepala BPBD Agam, M Lutfi AR yang dihubungi Kompas.com.


Baca juga: Longsor di Agam, Akses Jalan Kelok 44 Putus Total Selama 1 Jam

Menurut Lutfi, untuk mencegah jatuhnya korban akibat tanah longsor, pihaknya mengungsikan sekeluarga ke tempat aman.

"Saat ini masih hujan. Tim sudah mengungsikan satu keluarga ke rumah tetangga, karena rumahnya rawan dihantam longsor," kata Lutfi.

Lutfi mengatakan longsor juga terjadi di daerah Galapuang yang sebelumnya juga diterjang longsor dan banjir bandang pada akhir November lalu.

Baca juga: 20 Hektar Lahan Pertanian dan 1.800 Meter Pipa Air Bersih di Agam Terdampak Banjir dan Longsor

Di Galapuang ini ada satu rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian 15 cm.

"Sementara di daerah Galapuang juga terjadi banjir dan longsor. Namun tidak begitu parah. Satu rumah terkena banjir, tapi sekarang airnya sudah surut," pungkas Lutfi.

Sebelumnya pada Rabu (20/11/2019), daerah Galapuang dilanda banjir dan longsor.

Kejadian itu menyebabkan 13 rumah warga, 1 madrasah, dan 1 masjid rusak.

Selain itu akses jalan terputus total akibat material longsor menutupi jalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X