Dedi Mulyadi: Pak Jokowi Tolak Presiden 3 Periode Sejalan dengan Golkar

Kompas.com - 02/12/2019, 17:43 WIB
Ketua DPD Golkar Jabar yang juga anggota DPR terpilih, Dedi Mulyadi usai pertemuan dengan Presiden Jokowi bersama pimpinan DPD I dan II di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019). KOMPAS.com/ HANDOUTKetua DPD Golkar Jabar yang juga anggota DPR terpilih, Dedi Mulyadi usai pertemuan dengan Presiden Jokowi bersama pimpinan DPD I dan II di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pernyataan Presiden Joko Widodo yang menolak jabatan presiden tiga periode sejalan dengan semangat Golkar selama ini.

Menurut Dedi, jabatan presiden dua periode merupakan amanah dari reformasi yang saat ini selalu dikawal oleh Golkar secara institusional.

"Pernyataan Pak Jokowi yang menolak presiden tiga periode sudah sejalan dengan spirit Golkar," kata Dedi kepada Kompas.com, Senin (02/12/2019).

Baca juga: Bamsoet: Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Bukan dari MPR!

Dedi mengatakan, selama ini Golkar menolak wacana presiden tiga periode dan juga menolak presiden dipilih oleh MPR.

Sebab, kata Dedi, wacana itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap semangat pasca-reformasi dan pembaharuan.

"Karena itu tidak sejalan dengan semangat reformas dan pembaharuan yang dilaksanakan pasca-refomasi, dan Golkar di dalamnya ada perubahan," kata anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini.

Menurut Dedi, masalah tersebut akan dibawa ke Musyawarah Nasional Golkar yang digelar Selasa (3/12/2019) besok, melalui pemandangan umum Golkar daerah.

"Itu akan kami gelorakan dalam pemandangan umum Golkar daerah di Munas. Apa yang Pak Jokowi sampaikan sejalan dengan Golkar," tandas wakil ketua Komisi IV DPR RI itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menolak wacana presiden tiga periode dan pemilihan presiden oleh MPR yang digelembungkan beberapa kalangan. Jokowi menyebut, wacana itu sama saja dengan menampar muka Jokowi.

"Kalau ada yang usulkan itu ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi: Pengusul Presiden 3 Periode Ingin Menampar Muka Saya

Jokowi mengatakan, sedari awal ia sudah menyatakan bahwa dirinya merupakan produk pemilihan presiden secara langsung yang merupakan amanah reformasi dan sesuai dengan UUD 1945.

Lalu, ada muncul wacana untuk amandemen undang-undang. Jokowi menegaskan ia menolak amandemen undang-undang.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X