Merokok di Kamar, Seorang Kakek Penderita Stroke Tewas Terbakar

Kompas.com - 02/12/2019, 17:36 WIB
Ilustrasi rokok (Pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi rokok (Pixabay)

GRESIK, KOMPAS.com - Mukiyat (64), warga Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun, Gresik, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar, Senin (2/12/2019).

Api diduga berasal dari rokok korban yang kemudian membakar kasur tempat tidurnya.

Korban sendiri diketahui mengidap penyakit stroke sejak tiga tahun lalu, yang mengakibatkan Mukiyat tidak bisa berjalan tanpa bantuan kruk (alat bantu jalan), sehingga waktunya banyak dihabiskan terbaring di atas tempat tidur yang ada di salah satu kamar di rumah miliknya.

"Menurut informasi dari para saksi dan pihak keluarga, almarhum memang perokok berat," ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, saat dihubungi, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Menurut informasi yang berkembang, saat itu korban tengah berada di dalam rumah seorang diri. Sedangkan istrinya (Mahmudah) pergi bekerja sebagai buruh tani. Sementara anaknya, sedang pergi berkunjung ke rumah salah seorang saudara.

Kebetulan saat kejadian, saksi atas nama Lilis Puspitosari (34) dan Mujaiyah (45) sedang berjalan di depan rumah. Mereka kemudian mendapati, ada asap yang mengepul dari dalam rumah Mukiyat.

"Saksi kemudian membuka pintu depan rumah korban yang tidak terkunci, dan langsung menuju arah asap yang ternyata dari kamar korban yang ada di (bagian) belakang," jelasnya.

Mendapati hal tersebut, saksi kemudian mendobrak pintu kamar dan mengetahui korban sudah dalam posisi terbakar.

Mereka berdua pun lantas meminta bantuan warga lain untuk memadamkan api. Setelah api padam, korban ditemukan sudah meninggal.

"Kemudian anggota kami yang mendapat laporan mendatangi lokasi, korban diketahui sudah meninggal akibat terbakar," kata dia.

Baca juga: Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa Merokok di Sekolah, Ditetapkan Tersangka hingga Terancam 20 Tahun Penjara

Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik, Eka Prapangasta mengatakan, pihaknya tidak menangani kejadian tersebut lantaran tak menerima laporan dari masyarakat.

"Laporan tidak masuk di kami, jadi tidak menangani," ucap Eka, saat dikonfirmasi secara terpisah.

Eka menambahkan, kemungkinan kebakaran yang dialami oleh korban Mukiyat sudah ditangani oleh masyarakat sekitar, sehingga tidak sampai dilaporkan kepada pemadam kebakaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X