Fakta Dua Buronan Perampok Ditangkap Setelah Dikejar hingga Mobil Terbakar

Kompas.com - 02/12/2019, 16:55 WIB
Kondisi mobil milik buronan perampok yang terbakar saat aksi kejar-kejaran dengan anggota Satreskrim Polres Cirebon Kota. ANTARA/Khaerul IzanKondisi mobil milik buronan perampok yang terbakar saat aksi kejar-kejaran dengan anggota Satreskrim Polres Cirebon Kota.

KOMPAS.com - Setelah sempat buron selama empat tahun, akhirnya aparat kepolisian Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil menangkap E dan A dua buronan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).

E dan A ditangkap petugas setelah mobil yang mereka kendarain menabrak tiang JPU dan terbakar.

Dilansir dari TribunJabar.id kawanan perampok yang berjumlah sekitar enam orang menyatroni tempat penggilingan beras.

Pelaku merampok dengan modus berpura-pura ingin menjual beras. Saat beraksi mereka menganiaya pemilik penggilingan, H Pandi, dengan gagang senjata api.

Berikut fakta selengkapnya:

 

Kronologi penangkapan

Kasatreskrim Polres Cirebon AKP Deny Sunjaya mengatakan, penangkapan pelaku bermula saat petugas mengetahui keberadaan E dan A di sekitar kawasan BAT.

Tak ingin buruannya lepas, polisi langsung membuntuti kendaraan tersangka.

Saat akan ditangkap, pelaku kabur masuk ke wilayah Kesambi. Masih dikatakannya, polisi sempat menembak ban mobil tersangka namun tersangka terus memacu kendaraannya.

Sesampainya di jalan layang Pegambiran, lanjutnya, polisi kemudian menabrak bagian samping kendaraan pelaku sampai menabrak median jalan dan tiang PJU.

"Setelah ditabrak, mobil sedan itu menabrak pembatas jalan dan terbakar, tapi kedua pelaku dipastikan dalam keadaan baik-baik saja," katanya dikutip dari Antara.

Baca juga: Dua Buronan Ditangkap Setelah Drama Pengejaran hingga Mobil Terbakar

 

E dan A buronan curas sejak tahun 2015

Deny mengatakan, dua orang yang ditangkap berinisial E dan A. Keduanya merupakan buronan kasus curas sejak tahun 2015 dan baru berhasil ditangkap pada Minggu dini hari sementara tersangka lainnya ada yang sudah menjalani hukuman.

“Kedua pelaku masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) karena melakukan perampokan pada tahun 2015 di mana waktu itu korbannya seorang pengusaha beras asal Mundu. Mereka merampok uang Rp 560 juta,” ujarnya dikutip dari TribunJabar.id

Pelaku merampok dengan modus berpura-pura ingin menjual beras. Saat beraksi mereka menganiaya pemilik penggilingan, H Pandi, dengan gagang senjata api.

Baca juga: Video Detik-detik Mobil Buron Perampok Dikejar hingga Terbakar di Cirebon

 

Kejar buronan, tiga polisi terluka

Deny mengatakan, dalam penangkapan tersebut, tiga petugas Polres Cirebon Kota terluka saat mengejar dua buron yang mobilnya terbakar di Fly Over Pegambiran dan langsung dilarikan ke RS Pelabuhan, Kota Cirebon.

"Tiga anggota itu langsung dibawa untuk mendapat perawatan medis," kata Deny Sunjaya saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, dikutip dari TribunJabar.id, Senin (2/12/2019).

Pihaknya juga meminta doa agar ketiga anggotanya yang mengalami luka itu segere pulih seperti sedia kala.

"Kemarin juga sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, alhamdulillah anggota kami enggak apa-apa," ujarnya.

Baca juga: Setahun Jadi Buronan, Mantan Pejabat Pemkot Padang Ditangkap di Depok

 

(Editor: Sandro Gatro | Michael Hangga Wismarata)/TribunJabar.id



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X