Sidang Putusan Kasus Siswa Tikam Guru di Manado Digelar Hari Ini

Kompas.com - 02/12/2019, 13:39 WIB
Puluhan polisi berjaga di depan PN Manado, menanti sidang putusan guru ditikam siswa hingga tewas, Senin (2/12/2019) pukul 14.00 Wita KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYPuluhan polisi berjaga di depan PN Manado, menanti sidang putusan guru ditikam siswa hingga tewas, Senin (2/12/2019) pukul 14.00 Wita

  MANADO, KOMPAS.com - Sidang pembacaan putusan dalam kasus pembunuhan terhadap Alexander Warupangkey, digelar di Pengadilan Negeri Manado, Sulawesi Utara, Senin (2/12/2019).

Dalam kasus siswa yang menikam guru ini ada dua orang yang menjadi terdakwa.

Masing-masing terdakwa adalah FL (16) dan OU (17).

Puluhan polisi sudah berjaga di depan PN Manado.

Terlihat juga istri korban, Silvia Walalangi bersama keluarganya juga menunggu di depan PN Manado.

Baca juga: Pria dengan Senjata dan Bom di Badan Ditembak Polisi di Aceh

Tampak juga salah satu organisasi masyarakar (ormas) yang menamakan aliansi peduli korban pembunuhan Alexander Warupangkey, melakukan aksi damai di depan PN Manado.

Mereka berharap dalam pemberlakukan sistem peradilan anak, putusan hakim benar-benar memberikan keadilan.

"Kedua terdakwa harus dihukum seadil-adilnya," teriak salah satu perwakilan ormas.

Sementara itu, Silvia saat diwawancara Kompas.com mengatakan, ia berharap putusan hakim melebihi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Pada sidang sebelumnya, kedua tersangka telah menjalani sidang tuntutan.

Terdakwa FL dituntut 10 tahun penjara, dan terdakwa OU dituntut 7 tahun penjara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X