Warga Menyelam dan Berenang untuk Mencari Korban Serangan Buaya

Kompas.com - 02/12/2019, 12:55 WIB
Warga menyelam dan berenang menyusuri Sungai Ako untuk mencari korban serangan buaya. KOMPAS.COM/JUNAEDIWarga menyelam dan berenang menyusuri Sungai Ako untuk mencari korban serangan buaya.

PASANGKAYU, KOMPAS.com – Puluhan warga bersama Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, mencari warga yang menjadi korban serangan buaya di muara Sungai Ako atau Sungai Pasangkayu, Minggu (1/12/2019).

Tak punya peralatan yang memadai, warga terpaksa mencari korban dengan cara manual seperti menyelam hingga berenang menyusuri muara Sungai Ako.

Adapun, korban serangan buaya tersebut adalah Hanafi yang baru berusia 16 tahun.

Remaja tersebut dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Ako. Saat itu, korban tengah menjala ikan di sungai.

Baca juga: Cerita Warga Bertahan di Tengah Banjir Rokan Hulu, Setiap Keluar Rumah Takut Buaya dan Ular

Warga menyusuri muara Sungai Ako sejauh 2 kilometer lebih dari titik atau tempat korban dilaporkan pertama kali diterkam buaya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pencarian korban berlanjut hingga Senin pagi, dengan menyisir area Jembatan Baloli Pasangkayu sejauh 2 kilometer dari arah hulu sungai.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaksana tugas Kepala BPBD Pasangkayu Mulyadi Halim membenarkan, adanya salah seorang warga Desa Ako yang menjadi korban serangan buaya saat tengah menjala ikan.

“Sejak kemarin sudah kita lakukan pencarian, tapi jejak korban belum kita temukan. Rencananya siang ini kita akan bangun tenda, agar pemusatan pencarian korban bisa lebih fokus,” kata Mulyadi Halim.

Mulyadi mengatakan, hingga Senin siang, belum ada tanda-tanda penemuan jejak korban.

Pihaknya bersama warga setempat akan terus melakukan upaya pencarian dan berharap jejak korban bisa segera ditemukan hari ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X