Kerja Sama "Sister City", Akan Ada Nama Jalan Denpasar di Afrika Selatan

Kompas.com - 02/12/2019, 11:19 WIB
Walikota Denpasar dan Mossel Bay Afsel saat penandatanganan MoU Sister City Humas Pemkot DenpasarWalikota Denpasar dan Mossel Bay Afsel saat penandatanganan MoU Sister City

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Mossel dari Afrika Selatan secara resmi menandatangani nota kesepahaman kerja sama sister city antara kedua kota pada Rabu (27/11/2019) lalu.

Tanda tangan kesepakatan itu diwakili oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Wali Kota Mossel Bay Alderman Harry Levendal di Diaz Hotel Mossel Bay.

Kota Denpasar dan Kota Mossel Bay juga menyepakati pembentukan kelompok kerja (Pokja) bersama. Pokja tersebut akan mengurusi kontribusi pendanaan kegiatan dari kedua kota, identifikasi kegiatan festival yang dapat dihadiri (shared calendars) dan membentuk co-branding.

Baca juga: Air Sungai di Denpasar yang Berubah Cokelat Ternyata Bukan karena Limbah

Kemudian, mengadakan forum bisnis dan promosi melalui media sosial dan situs web atau co-advertising, kerja sama pariwisata, dan pembentukan jalur komunikasi antara kedua kota.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan peresmian Ruang Pertemuan “Denpasar” di Kantor Municipality Mossel Bay.

Kemudian, peninjauan pohon kerja sama Mossel Bay – Denpasar yang ditanam pada Februari 2019.

Menariknya, salah satu jalan di di Kota Moseel Bay akan diberi nama Jalan Denpasar.

Di jalan ini nantinya juga akan ditemparkan sebuah patung pemberian Wali Kota Denpasar.

"Penandatangan MoU ini merupakan bentuk keseriusan dari pemerintah kedua kota untuk menjalin kerja sama," kata Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra melalui siaran pers yang diterima pada Senin (2/12/2019).

Lingkup kerja sama sister city adalah peningkatan kerja sama di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku di bidang-bidang tersebut.

Hal itu diharapkan dapat saling memberikan kemanfaatan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kedua kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar meyakini bahwa kerja sama sister city akan membuka akses pasar baru di berbagai sektor.

Selain itu, dari kerja sama ini juga dapat meningkatkan kemitraan, khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang akan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi kedua kota.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi ajang tukar inovasi serta ide kreatif dalam upaya saling menguatkan dan menggali potensi kedua kota di berbagai sektor. Baik seni budaya, kearifan lokal, pariwisata, ekonomi, pelayanan publik dan pembangunan, sehinga upaya untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dapat tercipta secara berkelanjutan,” ujar Rai Mantra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X