Ruas Jalan Lintas Riau-Sumut Rusak dan Berlubang akibat Banjir, Sejumlah Kendaraan Terperosok

Kompas.com - 01/12/2019, 14:45 WIB
Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi dan anggotanya mengatur lalu lintas dan membantu menyeberangkan warga yang melewati jalan yang digenangi banjir di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Sabtu (30/11/2019). KOMPAS.COM/IDONKapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi dan anggotanya mengatur lalu lintas dan membantu menyeberangkan warga yang melewati jalan yang digenangi banjir di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Sabtu (30/11/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ruas jalan lintas provinsi penghubung Riau-Sumatera Utara (Sumut) di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, masih digenangi banjir.

Banjir yang menggenangi ruas jalan tersebut, sudah berlangsung selama sepekan. 

Akibat dari banjir itu, sudah banyak aspal yang terkikis air sehingga menimbulkan lubang besar. 

Di tambah lagi dengan banyaknya truk-truk perusahaan yang melintas, yang membuat jalan semakin rusak.

Baca juga: Berkah di Balik Banjir Rokan Hulu, Ikan Melimpah, Warga Panen

Salah satunya di Desa Sontang. Ruas jalan lintas sepanjang lebih kurang 500 meter digenangi air dengan arus yang cukup deras. 

Ketinggian air di badan jalan mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Sehingga, lubang-lubang besar di tengah jalan tidak jelas terlihat oleh pengendara.

Hal itu mengakibatkan banyaknya kendaraan roda empat dan roda dua yang terperosok.

Sejumlah kendaraan roda empat yang terperosok, tampak harus ditarik dengan mobil lainnya. Jika tidak, mobil sulit dikeluarkan.

Kemudian, ada juga beberapa sepeda motor warga yang mogok saat melintasi banjir.

Sejumlah petugas kepolisian Polsek Bonai Darussalam tampak membantu warga untuk melintasi genangan air. Petugas menunjukkan jalan yang mesti dilewati.

"Kami dari Polsek Bonai Darussalam setiap hari memantau dan mengatur arus lalin (lalu  lintas) yang digenangi air," kata Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi, saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (1/12/2019).

Dia mengatakan, ruas jalan yang digenangi air terdapat beberapa kerusakan. Sehingga, pihaknya mengimbau warga untuk berhati-hati dan waspada saat melintas.

"Ada beberapa mobil warga yang terperosok kami bantu evakuasi. Karena lobang di badan jalan cukup besar dan dalam," sebut Riza.

Untuk mengantisipasi kendaraan terperosok, kata dia, di lokasi telah dipasang rambu atau tanda ada lubang.

"Tadi kami memasang tanda di sana biar kendaraan masyarakat tidak terperosok lagi. Karena jalan ini juga ramai dilintasi masyarakat setiap harinya. Di sana juga ada personel yang standby," kata Riza.

Baca juga: Pengungsi Banjir Bandang Solok Selatan Bertambah, Posko Mulai Sesak

Sebagaimana diberitakan, sudah sepekan banjir melanda wilayah Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul. Banjir terjadi sejak, Minggu (24/11/2019).

Setidaknya ada lima desa yang terendam, yakni Desa Sontang, Desa Teluk Sono, Desa Kasang Padang, Desa Kasang Mungkal dan Desa Bonai.

Dari lima desa ini, sudah ribuan rumah warga yang tergenang air. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga tiga meter.

Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus akses jalan penghubung antar-desa.

Selain itu, jalan lintas Riau-Sumut juga ikut terendam banjir. Di beberapa titik, hanya kendaraan besar dan tinggi yang bisa melintas.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X