Air Sungai di Denpasar yang Berubah Cokelat Ternyata Bukan karena Limbah

Kompas.com - 30/11/2019, 17:48 WIB
Air sungai di Denpasar berubah warna jadi coklat IstimewaAir sungai di Denpasar berubah warna jadi coklat

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan air sungai di Denpasar, Bali, berubah warna menjadi cokelat beredar di media sosial.

Dalam keterangannya ditulis, "Terjadi lagi dan sedang berlangsung pembuangan limbah ke sungai Nyampuh, Pekambingan, Sabtu (30/11/2019) siang."

Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Sayoga membenarkan adanya perubahan warna di air sungai.

Namun, ia membantah bahwa informasi di media sosial yang menyebut warna cokelat itu berasal dari limbah.

Menurut dia, sungai tersebut keruh karena bercampur lumpur yang diakibatkan adanya kiriman air dari hujan lebat yang terjadi di hulu Kintamani, Bangli.

"Berdasrkan info yang didapat, di lokasi air keruh itu berasal dari Sungai Ayung, akibat hujan lebat di hulu wilayah Kintamani, Bangli," kata Dewa saat dikonfirmasi, Sabtu.

Adapun, lokasi video yang viral tersebut berada di anak Sungai Ayung di sekitar Pekambingan, Denpasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Video tersebut diduga dengan cepat direspons warga, karena hal serupa baru saja terjadi di tempat lain.

Baca juga: Pencemaran Sungai Bengawan Solo di Blora Sudah Terjadi Belasan Tahun

Sebelumnya, masyarakat di Kota Denpasar, Bali, dihebohkan dengan warna air di sungai atau tukad Badung sekitar Jalan Imam Bonjol yang berubah berwarna merah.

Kejadian itu diketahui warga pada Selasa (26/11/2019) pagi.

Air sungai yang berubah jadi merah itu memang disebabkan limbah sablon.

Seorang pengusaha sablon bernana Nurhayati membuang limbahnya secara langsung ke sungai.

Usaha sablon itu kemudian disegel oleh Satpol PP Kota Denpasar pada Kamis (28/11/2019).

Kemudian, Nurhayati juga diadili dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri IA Denpasar, Jumat (29/11/2019).

Sidang yang dipimpin Hakim Esthar Oktavi itu menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp2 Juta kepada pembuang limbah yang menyebabkan aliran sungai Badung sempat berwarna merah.

Nurhayati terbukti melanggar Pasal 12 ayat 3 jo Pasal 58 ayat 2 Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015.

Baca juga: Sungai di Bali Jadi Merah, Satpol PP Denpasar Berencana Lapor Polisi



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X