Musim Kering Lebih Lama, 313 Karhutla Terjadi di Bangka Belitung

Kompas.com - 30/11/2019, 12:38 WIB
Foto dirilis Jumat (11/10/2019), memperlihatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) berupaya memadamkan api yang membakar semak belukar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dampak karhutla Indonesia menjadi sorotan di dalam hingga luar negeri, terkait kabut asap yang tak hanya melumpuhkan aktivitas warga dan mengganggu kesehatan, namun juga memakan korban jiwa, termasuk hewan-hewan yang menghuni hutan. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SFoto dirilis Jumat (11/10/2019), memperlihatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) berupaya memadamkan api yang membakar semak belukar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dampak karhutla Indonesia menjadi sorotan di dalam hingga luar negeri, terkait kabut asap yang tak hanya melumpuhkan aktivitas warga dan mengganggu kesehatan, namun juga memakan korban jiwa, termasuk hewan-hewan yang menghuni hutan.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Daerah kaya timah, Kepulauan Bangka Belitung, dihadapkan pada ratusan kali kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) sejak setahun terakhir.

Tercatat hingga 29 November 2019 terjadi sebanyak 313 karhutla di berbagai daerah kabupaten termasuk wilayah kota.

"Dari total 427 kejadian bencana, sebanyak 313 berupa Karhutla. Petugas berjibaku memadamkan api siang ataupun malam di berbagai wilayah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa kepada Kompas.com, Sabtu (30/11/2019).

Dia menuturkan, kejadian Karhutla cukup signifikan disebabkan musim kering yang berlangsung lebih lama.

Baca juga: Menteri LHK: Masuk Musim Penghujan, Karhutla di Sumsel Sudah Berkurang

Selain itu, banyak lokasi Karhutla yang kondisi medannya sulit dijangkau sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pemadaman.

Ratusan Karhutla yang telah terjadi itu, juga menyasar lahan di kawasan wisata pantai dan perkebunan masyarakat.

Kerugian materil dirasakan pemilik lahan, namun belum ada yang melaporkan resmi dampak Karhutla itu.

Selain Karhutla, BPBD juga mencatat sebanyak 26 kali kejadian puting beliung, 13 kali banjir, 6 kali tersambar petir dan 2 kali laka laut.

Baca juga: Polda Kalbar Investigasi Kasus Karhutla yang Diduga Libatkan Korporasi di Melawi

Jumlah korban meninggal akibat bencana mencapai 41 jiwa, 1 hilang, dan 10 luka-luka.

Sementara kerusakan rumah akibat bencana sebanyak 23 unit, 1 jembatan dan 5 unit fasilitas publik yang terdiri dari 4 sarana pendidikan dan 1 tempat ibadah. Sedangkan gedung perkantoran tercatat nihil.

Dengan beragamnya peristiwa bencana di Kepulauan Bangka Belitung, BPBD mengajak masyarakat untuk selalu waspada serta mendorong sinergi stakeholder pemerintah maupun swasta untuk bergotong royong dalam program mitigasi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X